KEBUMEN – Di balik kegiatan pembangunan yang selama ini identik dengan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), tersimpan kepedulian mendalam terhadap sesama. Hal tersebut tampak dalam kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing yang digelar oleh Kodim 0709/Kebumen kepada warga Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen.
Dalam rangka TMMD Reguler ke-117 Tahun 2026, Kodim 0709/Kebumen bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen menyelenggarakan operasi bibir sumbing secara gratis bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak di wilayah pedesaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan skrining pasien serta pemeriksaan kesehatan di Puskesmas II Sempor pada Rabu, 18 Januari 2026. Para tenaga medis dengan penuh ketelitian memeriksa kondisi pasien untuk memastikan kesiapan sebelum menjalani operasi.
Selanjutnya, tindakan operasi bibir sumbing dilaksanakan di RSUD Kabupaten Kebumen dengan melibatkan tenaga medis profesional. Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti keluarga pasien yang mendampingi, menaruh harapan besar agar anak-anak mereka dapat kembali tersenyum percaya diri.
Dandim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan P., turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan moril sekaligus penegasan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan harapan baru bagi anak-anak yang mengalami bibir sumbing, agar mereka dapat tumbuh dengan percaya diri dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Program TMMD yang dilaksanakan di Desa Somagede, Kecamatan Sempor ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebahagiaan dan harapan masyarakat. Senyum yang kembali terukir di wajah anak-anak menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
Kegiatan bakti sosial ini diharapkan menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus bergotong royong membantu sesama. Karena pada akhirnya, kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya terwujud dalam pembangunan desa, tetapi juga dalam kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama manusia.(faiza)











