Iklan
Iklan

Pesan Bupati Solsel H. Khairunas dalam Apel Gabungan ASN

Solsel, dutametro.com – Penguatan dan pengayaan data hingga perencanaan pembangunan daerah menjadi tantangan utama yang disampaikan Bupati Solok Selatan H. Khairunas kepada ASN. Sebab, keduanya saling berkaitan dan menjadi dasar dalam pembangunan daerah sehingga harus dilakukan secara berkesinambungan dengan kolaborasi lintas sektor pemerintahan.

Hal ini disampaikan dalam Apel Gabungan ASN di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan di Halaman Kantor Bupati, Senin (18/5/2026).

Dalam arahannya, Bupati menyebut usai dilakukannya penyatuan persepsi mengenai data penduduk, database masyarakat harus segera tersedia. Terlebih dengan fasilitas yang sudah diberikan, pengumpulan data harus dikebut dan diintegrasikan dengan berbagai OPD terkait.

“Kami ingatkan Kembali bagaimana pendataan dilakukan sehingga data ini betul-betul terintegrasi dan diketahui di seluruh tingkatkan. Data Dasawismas ini akan menjadi basisdata untuk DTSEN yang dikelola oleh BPS,” kata Khairunas pagi ini.

Data ini, menurutnya diperlukan untuk melihat kondisi masyarakat, mulai dari kesehatan, coverage jaminan kesehatan, hingga jumlah penduduk yang betul-betul bermukim di Solok Selatan.

Rencana evaluasi yang direncanakan setiap dua minggu hingga pertemuan setiap tiga bulannya disebut harus betul-betul menunjukkan hasil.

“Ke depan pertemuan dengan kementerian atau koordinasi dengan pemerintah provinsi harus dibarengi dengan data,” tegas Khairunas.

Kemudian, perencanaan pembangunan daerah harus dipersiapkan dengan matang. Terlebih yang berhubungan dengan visi dan misi pemerintah yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari.

Perecanaan, menurutnya, tak bisa hanya dilakukan oleh satu OPD saja. Perencanaan yang matang harus dilakukan dengan kolaborasi sehingga perencanaan bisa terintegrasi dan memberikan efek yang lebih besar di masyarakat.

Terlebih dengan kini telah dijalankannya sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan, sudah seyogyanya seluruh pejabat yang diberikan amanah bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan kemampuan yang dipercayakan.

“Saya akan tetap melakukan evaluasi karena tidak mau gagal dalam membangunan daerah. Gagal datang karena tidak ada evaluasi. Sebaik apapun sistem yang dibangun, namun jika tidak dievaluasi semuanya tidak akan berjalan,” tutupnya. (Med)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News