PURBALINGGA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga terus menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga.
Tidak hanya membuka akses dan mempercepat mobilitas warga, pembangunan jalan yang kini mulai tampak mulus dan nyaman dilalui juga membawa dampak besar bagi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan bagi balita.
Perubahan itu dirasakan langsung oleh Siti, seorang ibu muda warga Desa Krangean, saat mengantarkan buah hatinya menuju Posyandu untuk mengikuti imunisasi rutin. Jika sebelumnya perjalanan menuju lokasi pelayanan kesehatan kerap menjadi tantangan karena kondisi jalan yang becek dan licin, kini situasi tersebut perlahan berubah.
Dengan senyum lega, Siti mengaku pembangunan jalan melalui program TMMD membuat aktivitas sehari-hari warga menjadi jauh lebih mudah dan aman. Ia tidak lagi merasa khawatir saat membawa anaknya melintasi jalan desa, terutama ketika musim hujan datang.
“Sekarang jalannya sudah enak dilalui. Tidak becek lagi dan tidak licin seperti dulu. Kalau membawa anak ke Posyandu jadi lebih nyaman dan tidak takut terpeleset,” ujarnya, Senin (18/5/26).
Sebelumnya, jalan desa yang kondisinya rusak sering kali menyulitkan warga, khususnya para ibu yang membawa balita. Kondisi tersebut bahkan membuat sebagian warga harus ekstra hati-hati saat berkendara ataupun berjalan kaki menuju fasilitas kesehatan maupun sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Bati Ter Kodim 0702/Purbalingga, Serma Herman Susanto mengatakan, jika pembangunan jalan melalui TMMD diharapkan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Menurutnya, akses jalan yang baik akan membantu warga dalam berbagai aktivitas, termasuk pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak yang menjadi kebutuhan penting masyarakat desa.
“Pembangunan jalan ini bukan hanya untuk mempermudah kendaraan melintas, tetapi juga untuk membantu aktivitas warga sehari-hari. Kami berharap masyarakat semakin mudah menuju fasilitas kesehatan, maupun tempat kegiatan lainnya,” tutur Serma Herman Susanto.
Serma Herman Susanto menambahkan, jika semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD. Kehadiran pembangunan tersebut diharapkan mampu menjadi pemicu kemajuan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Krangean.
“Program TMMD yang dilaksanakan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat memang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, akan tetapi menyentuh aspek kesejahteraan sosial warga desa. Infrastruktur yang lebih baik diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” imbuhnya. (faiza)




















