Jumat, Juli 26, 2024

Juru Parkir menjamur di Tugu Ayam Solok

More articles

Solok, dutametro.com.-Dimana ada keramaian/rekreasi di situ ada yang namanya juru pakir, apa lagi pas hari lebaran seperti saat ini, jika berhenti di tempat keramaian sudah dapat di pastikan kenak uang pakir, minsalnya, bisa di temui di Aro Suka, tepatnya di tugu Ayam depan Kantor Bupati Solok atau ditempat tempat lainya, pokoknya ada kesan rekreasi juru pakir ini ada muncul.

Yang menjadi masalah disini adalah pakir liar yang tidak dikelola oleh pemerintah setempat, sehingga bermunculan tukang pakir liar yang meminta uang pakir untuk keuntungan sendiri, sehingga terkesan pengunjung yang berhenti ditempat rekreasi di pungli oleh tukang pakir ilegal tersebut.

Dan tarif nya pun ditentukan oleh tukang pakir ini seperti halnya di Kota Solok baru baru ini, yang sempat tokoh Pers Ahmad Yundra, SH meradang karena merasa malu dengan perantau Minang yang sudah lama tidak pulang, pas pulang kena pungli.

Seharusnya pemerintah setempat harus menganti sipasi hal hal seperti ini, apa lagi memasuki libur-libur panjang seperti saat sekarang ini jelasnya waktu itu.

Dalam pemberitaan Dutametro.com
“Yang berjudul pengunjung keluhan retribusi di Kota Solok”
pakir selama lebaran bayar lima ribu rupiah, kalau hari libur tiga ribu, kata juru pakir di kota Solok ke pengunjung pasar yang memakirkan mobilnya disepanjang jalan tersebut
Dan Ketika diminta karcis retribusi parkir senilai 5000 buat mobil yg mereka minta, petugas parkir tidak bisa memberikan atau memperlihatkan karcis dimaksud (tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest