PURBALINGGA — Perubahan besar kini dirasakan warga Desa Krangean, Kecamatan Banjarnegara setelah jembatan yang sebelumnya hanya beralaskan batang pohon kayu selesai dibangun menjadi jembatan plat beton yang lebih kokoh dan lebar melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.
Dulu, warga harus ekstra hati-hati saat melintas. Kondisi jembatan yang sempit dan rapuh membuat kendaraan, terutama mobil pengangkut barang, kerap waswas ketika melewati jalur tersebut. Saat musim hujan, permukaan kayu yang licin bahkan menambah risiko bagi pengguna jalan.
Kini kondisi itu berubah. Jembatan beton yang berdiri kokoh tidak hanya membuat akses menjadi lebih aman, tetapi juga mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kendaraan roda dua hingga mobil pengangkut material kini dapat melintas dengan lebih nyaman tanpa rasa takut. Lebar jembatan yang bertambah juga membuat arus kendaraan menjadi lebih lancar dibanding sebelumnya.
Salah satu warga, Surya, yang selama ini sering mengangkut bahan material menggunakan mobil pick up untuk mendukung kegiatan TMMD, mengaku sangat merasakan manfaat pembangunan tersebut.
“Dulu kalau lewat sini harus pelan dan hati-hati karena jembatannya dari batang kayu. Sekarang sudah jauh lebih aman, mobil pick up bisa lewat dengan nyaman dan tidak khawatir lagi,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti nyata manfaat TMMD bagi masyarakat desa, terutama dalam mendukung akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.
Keberadaan jembatan baru itu pun menjadi harapan baru bagi masyarakat Krangean. Tidak sekadar penghubung antarwilayah, jembatan tersebut kini menjadi simbol kemajuan desa hasil kerja sama antara Satgas TMMD dan warga yang terus menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung.(faiza)




















