BUKITTINGGI ,dutametro.com.– Pemerintah Kota Bukittinggi menyerahkan bantuan kepada 18 pelajar dan seorang guru yang menjadi korban kebakaran di Bukittinggi pada awal Mei lalu. Bantuan dari keluarga besar pendidikan Kota Bukittinggi diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi di SMPN 2 Bukittinggi pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan bervariasi tergantung jumlah korban dalam satu Kartu Keluarga (KK).
– Untuk 1 orang korban dalam satu KK, mendapat bantuan Rp2 juta.
– Untuk 2 orang korban dalam satu KK, mendapat bantuan Rp3,5 juta.
– Untuk 3 orang korban dalam satu KK, mendapat bantuan Rp5,3 juta.
“Sebanyak 16 paket bantuan disalurkan kepada korban terdampak kebakaran. Rinciannya, untuk jenjang TK ada 2 paket, SD 13 paket, SMP 3 paket. Selain itu, 1 paket juga diberikan kepada seorang guru yang terdampak musibah kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kebakaran yang terjadi di tiga lokasi pada Jumat, 1 Mei 2026.
“Tiga musibah yang terjadi di hari yang sama dan waktu berdekatan ini tentu menimbulkan duka bagi keluarga korban dan menyita perhatian warga Bukittinggi pada umumnya,” ujarnya.
(Zlk)*




















