Iptu Yanuar Anggota Polres Mentawai Memimpin Kontingen Pramuka Sumbar Kegiatan Kemah Bela Negara di Bengkulu

oleh -89 Dilihat
Iptu Yanuar anggota Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai di tunjuk dan di percayai memimpin Kontingen Pramuka Propinsi Sumatera Barat pada kegiatan Kemah Bela Negara (Foto Ist)
Iptu Yanuar anggota Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai di tunjuk dan di percayai memimpin Kontingen Pramuka Propinsi Sumatera Barat pada kegiatan Kemah Bela Negara yang dilaksanakan di Bumi Raflesia Bengkulu dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 22 Desember.

Pada kegiatan Kemah Bela Negara Bengkulu Iptu Yanuar didampingi oleh ketua Bidang Bela Negara Pramuka Propinsi Sumatera Barat Dwi Warman SH.MH.

Iptu Yanuar, Pimpinan Kontingen Pramuka Propinsi Sumatera Barat, menyebutkan, Selasa (20/12/2022), Kontingen Pramuka Propinsi Sumatera Barat yang ikut kegiatan Kemah Bela Negara di Bumi Raflesia Bengkulu sebanyak 35 orang, terdiri dari 4 orang pendamping, dan 31 orang peserta Pramuka Propinsi Sumatera Barat.

31 orang anggota Pramuka Propinsi Sumatera Barat itu merupakan perwakilan dari 10 Kabupaten yang ada di Propinsi Sumatera Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai mengirim paling banyak peserta Pramuka yang mengikuti Kemah Bela Negara di Bengkulu yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai mengirim peserta 10 orang. Kabupaten Solok 2 orang, Kabupaten Sijunjung 2 orang, Kabupaten Lima Puluh Kota 2 orang, Kabupaten Padang Pariaman 4 orang, Kabupaten Pariaman Kota 3 Orang, Kabupaten Agam 2 orang, Kabupaten Tanah Datar 2 orang, Kabupaten Sawah Lunto 2 orang, dan Kabupaten Sijunjung 2 orang.

Dalam kegiatan Kemah Bakti Bela Negara kegiatan yang diikuti Napak Tilas, Kerja Bakti, Belajar Teknologi pemanfaatan sampah dengan intruksi dari Kwartir Nasional dan Kwarda Bengkulu dan kegiatan lainnya.

Harapan kita kepada seluruh peserta Pramuka Kamah Bakti Bela Negara Bengkulu setelah mengikuti kegiatan ini akan menambah pengetahuan dan wawasan mereka dan dapat di bagikan kepada anggota Pramuka lainnya, khusus di Kabupaten Kepulauan Mentawai, walaupun serba keterbatasan terutama sekali masalah dana, dengan semangat dan dukungan dari orang tua, orang tua bersedia Berswadaya untuk memberangkatkan anaknya itu menjadi motivasi bagi kami para pembina Pramuka di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Tutur Iptu Yanuar. SL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.