Minggu, Februari 25, 2024

Batu Runciang Silungkang Pesona Unik Geopark Nasional Sawahlunto

Must read

Sawahlunto, dutametro.com – Batu Runciang Silungkang Pesona Unik Geopark Nasional Sawahlunto.Usai dilakukan pembenahan yang didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,4 miliar lebih, Kawasan Geopark Nasional Batu Runciang Dusun Sungai Cocang Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto kebanjiran pengunjung. Kelengkapan sarana dan prasarana membuat kawasan yang bentang batu hutan purba itu menarik animo pengunjung untuk menikmati panaroma alamnya.

Terkait pengelolaanya sebut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Sawahlunto Adri Yusman, akan diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.
“Kita berupaya melakukan pelestarian dan peningkatan destinasi pariwisata di Kota Sawahlunto, salah satunya Batu Runciang yang dihatapkan akan lebih banyak menyedot kunjungan wisata,” sebut dia.

Adri Yusman juga menyebut, tidak saja sebagai destinasi wisata secara umum, kawasan Batu Runciang juga sebagai wisata edukasi.

Lebih jauh diungkapkan Adri Yusman, pengembangan wisata tujuan utamanya adalah meningkatkan angka kunjungan yang otomatis diharapkan akan mendatangkan imbas ekonomi bagi masyarakat sekitar dan Sawahlunto pada umumnya.
“Selain keunikan batuan Purba Karst Batu Runciang sebagai daya tarik utama, Dusun Sungai Cocang Silungkang juga punya daya tarik lainnya, yakni usaha tenun songket Silungkang serta alat musik tradisional talempong botuang,” jelas dia.

Adapun penamaan Batu Runciang oleh masyarakat setempat berdasarkan bentuk permukaan batuan yang runcing – runcing. Ditemukan oleh seorang warga lokal di 2014, setelah dilakukan pembenahan akhirnya masuk dalam kawasan geosite Geopark Nasional Sawahlunto.

Berdasarkan penelitian Batu Runciang diperkirakan sudah ada sejak 299 juta tahun silam yang merupakan karang menyembul kepermukaan akibat pergetskan lempeng tekhtonik dimasa yang tidak diketahui.(rki)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article