Minggu, Februari 25, 2024

Arkadius Dt Intan Bano Melalui Pokirnya Adakan Pendidikan Politik Kepada Bundo Kandung se Tanah Datar

Must read

Bukittinggi, Dutametro.com – Arkadius Dt Intan Bano Melalui Pokirnya Adakan Pendidikan Politik Kepada Bundo Kandung se Tanah Datar.Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar Dr. Jefrinal Arifin, Kamis (21/12), buka secara resmi Pendidikan Politik dengan tema partisipasi perempuan dalam menghadapi Pemilu 2024. Kegiatan ini terselenggara atas pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Sumbar Arkadius Dt Intan Bano.

Kegiatan Pendidikan Politik bagi Bundo Kandung, bertempat di Balai Sidang Bung Hatta, Triple Tree Hotel Bukittinggi, kegiatan diselenggarakan bagi 100 tokoh Bundo Kanduang se Kabupaten Tanah Datar, yang diadakan selama 3 hari (21-23/12).

Selanjutnya, sebagai Narasumber pada kegiatan ini yakni Arkadius Dt Intan Bano, Kaban Kesbangpol, KPU, Bawaslu dan Ketua Bundo Kanduang Sumbar.

Jefrinal Arifin dalam sambutannya mengatakan, bahwa pendidikan politik merupakan tanggung jawab seluruh elemen yakni pemerintah, masyarakat dan partai politik. Semua stakeholder harus berperan aktif untuk mewujudkan kehidupan politik yang demokratis, terutama bagi kaum perempuan.

“Hal itu bertujuan agar partisipasi perempuan pada bidang politik meningkat, khususnya jelang pelaksanaan Pemilu, Pileg dan Pilkada 2024. Lebih jauh, perempuan diharapkan mampu mengisi berbagai jabatan politik sehingga angka keterwakilan perempuan juga akan meningkat,” sampainya.

Ia menambahkan, Pemilu serentak tahun 2024 yang telah dimulai rangkaian tahapannya hingga hari pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang, membutuhkan peran dan partisipasi politik seluruh elemen. Masyarakat diharapkan mau dan mampu menggunakan hak pilihnya dengan baik.

“Untuk itu, tokoh masyarakat terutama Bundo Kanduang perlu dibekali dengan wawasan, nilai nilai, dan memiliki kapasitas yang diperlukan, untuk mengaktualisasikan diri dalam melestarikan nilai nilai demokrasi,” tambahnya.

Dikesempatan yang sama, Arkadius Dt Intan Bano dalam paparannya sampaikan, perempuan harus mengambil sikap dan menjadi penentu dalam mendukung Calon Anggota Legislatif setiap tingkatan.

“Bundo kanduang diharapkan tidak hanya dijadikan objek oleh pelaku Politik ketika Bundo Kanduang tidak menentukan pilihan terhadap orang baik, maka bersiaplah untuk dipimpin oleh orang yang tidak baik,” ulas Arkadius.

Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Sumbar Prof. Puti Reno Rauda Thaib, dalam pemaparan materi menyampaikan ada tiga kriteria dalam menentukan pilihan. Pertama, secara Adat didahulukan selangkah dan ditinggikan sarantiang. artinya adalah calon yang akan dipilih itu merupakan tokoh panutan bagi masyarakat.

Kedua, secara agama, calon yang akan dipilih memahami posisi imam dan makmum. Artinya harus saling mengingatkan, ketika imam salah, maka makmum wajib menegur, artinya pemimpin harus mau menerima kritikan. Sedangkan yang ketiga secara bernegara, calon yang akan dipilih dekat dengan masyarakat, menerima aspirasi masyarakat dan membantu masyarakat sesuai aturan.

Prof Raudah Thaib katakan, dari penyampaian materi tersebut dapat kita cermati kriteria yang disampaikan tadi, seperti salah seorang tokoh Tanah Datar yang calon legislatif yaitu Arkadius Dt Intan Bano.

“Sebagai Politisi senior yang sudah banyak berbuat atau berkontribusi selama menjadi anggota DPRD Provinsi Sumbar, Arkadius Dt Intan Bano sudah sepatutnya menjadi pilihan masyarakat Tanah Datar. Hal ini juga sesuai dengan kriteria calon pemimpin yang disampaikan tadi,” pungkas Ketua Bundo Kanduang. Mnh

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article