Padang Panjang, dutametro.com – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang kunjungi Rumah Batik Canting Buana Kreatif Jumat sore (24/04) guna menjalin kerjasama untuk pembinaan kemandirian Wargabinaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Padang Panjang yang akan dituangkan nantinya dalam sebuah MoU
Hal itu disampaikan karutan kelas II B Novri Abbas., S.H., M.H didampingi Kasubsi Pengelolaan Rutan Dedi Suryadi, S.H dan Kepala Pengamanan Rutan Narvedha Prasetyana Putra, S.Tr.Pas
Novri Abbas mengatakan MoU dengan Canting Buana Kreatif untuk melakukan pelatihan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Padang Panjang.
Pembinaan bagi warga binaan untuk memberikan bekal keterampilan kemandirian, rehabilitasi mental/karakter, serta pemberdayaan ekonomi agar mereka siap kembali berintegrasi ke masyarakat dan tidak mengulangi tindak pidana.
Membatik sendiri sambung Novri sangat bermanfaat bagi WRP yaitu untuk program kemandirian yang krusial untuk meningkatkan kreativitas, kesabaran, dan keterampilan motorik halus.
Aktivitas membatik akan membangun karakter disiplin, serta membuka peluang ekonomi melalui produk bernilai jual tinggi, sekaligus menjadi sarana terapi psikologis positif.
Direncanakan WRB di rutan setelah dapat pelatihan membatik akan memproduksi sejumlah barang dengan bahan batik, baik itu hand bag, tempat tisu, wadah peralatan kecantikan, sendal, lukisan dan lain sebagainya.
Produk-produk itu akan diikutkan dalam berbagai pameran baik itu di Sumbar ataupun luar Sumbar. Hal ini tentunya juga bisa mendukung keuangan dari warga binaan, pasalnya setiap produk terjual, sebagian hasil penjualan untuk warga binaan yang bersangkutan.
“Kita akan menjadikan produksi batik WBP Rutan Padang Panjang sebagai produk unggulan dan akan kita promosikan hingga tingkat nasional nanti nya” tutup Novri.
( Pulkani Zainur, SE )

















