PATUNG BUNG KARNO YANG TERABAIKAN Di depan PENDOPO PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR

oleh -168 Dilihat
Seseorang dalam memperjuangkan Negara, bila Gugur maka disebutlah Pahlawan, dan perlu diingat bahwa pada waktu itu yang memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia adalah SOEKARNO ( BUNG KARNO ) dan HATTA, sehingga banyak tokoh masyarakat yang menyukai foto Bliau sebagai simbul Kepahlawanan didalam rumahnya.

Kota dan Kabupaten Blitar sudah menjadikan aicond Kebesaran Patung BUNG KARNO ada dibeberapa titik sudut Kota, Dan didaerah Kabupaten Blitar Patung terbesar ditempatkan depan Pendopo Alon Alon Kabupaten Blitar di Kec. Kanigoro.

Patung BUNG KARNO sangat megah, besar dan tinggi hampir 9 Meter, menghabiskan Dana 1,2 di Tahun 2017 tetapi Kemegahan itu sekarang menurun bila dipandang, apalagi ini baru memasuki Bulan September saat ini.

Semenjak Hari Jadi Kabupaten Blitar Ke- 698 pada 5 Agustus 2022 sampai berita ini ditulis, CELANA BUNG KARNO tetap SOBEK SOBEK ( jahitannya kelihatan ) tidak terawat sama sekali, sebagai Pemerintah Kabupaten Blitar seharusnya paham dan mengerti kalau membuat sesuatu seharusnya berpikir serta diperhitungkan dampaknya.

Kemeriahan lomba lomba baik Hari Jadi Kabupaten maupun Agustusan saja bisa terlaksanakan dengan biaya Dana dari Angaran sini situ, tetapi untuk merawat Simbul Orang Kebesaran Negara terlewatkan, sehingga seperti tidak ada perhatian terhadap AICON Blitar.

Keterpurukan sistem tata kelola Pemerintahan Kabupaten Blitar seakan tampak terlihat, sehingga menjadikan timbulnya rasa malu terhadap masyarakatnya, karena Patung TOKOH BANGSA yang tak mendapatkan perhatian, hal kecil juga seperti TUGU TIANG BENDERA sampai saat ini juga tak kunjung di Cat Ulang.

Pejabat yang berkompeten mengerti atau mungkin tidak merasa, jikalau diliat oleh masyarakat lokal maupun luar Kota yang melihat Patung BUNG KARNO yang terlihat Kusam PENUH DENGAN JAMUR itu akan menjadi bahan oleh oleh pembicaraan diluar, dalam hal tersebut sebenarnya bertanggu jawab adalah DISPARBUDPORA.

Keteledoran yang sangat fatal, dimana oleh Pemerintah Kabupaten Blitar, seakan tidak menghormati jerihpayah Pahlawannya, setelah membuatya Patung BUNG KARNO di biarkan begitu saja, dimana letak Rasa Handarbeni atau memiliki secara nurani Jiwa Kepahlawanannya membangun Bangsa ini. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.