Sabtu, Februari 24, 2024

Ketua DPRD Sumbar Prihatin Adanya Stunting Di Nagari Sialang

Must read

Lima Puluh Kota, Dutametro.com. – Kami sangat prihatin dengan masih adanya 59 anak di Desa Sialang yang mengalami stunting. Karena kami berharap Walikota Sialang segera memberikan usulan yang menyoroti pentingnya pembangunan jamban sehat bagi warga kurang mampu untuk menurunkan angka stunting di Nagari Sialang sehingga masalah ini bisa kita bahas dalam Anggaran Tambahan Belanja Tahun 2024.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sumbar Supardi, SH, saat rehat tatap muka di Nagari Sialang, Pasar Nagari Sialang, Kamis (25/1/2024).Ketua DPRD Sumbar itu mengatakan, laporan Kepala Puskesmas Nagari Sialang menunjukkan lebih dari separuh penduduk kekurangan jamban sehat sehingga menyebabkan gaya hidup tidak sehat dan terhambatnya pertumbuhan di wilayah tersebut.

“Kami akan memberikan jamban sehat kepada warga kurang mampu di Nagari Sialang baik melalui APBD Perubahan maupun CSR Bank Nagari Cabang Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Supardi.Supardi juga mengatakan, tadi saat rehat di Nagari Durian Tinggi Kapur IX, kami menunggu usulan pembangunan infrastruktur jalan Nagari Sialang yang kurang mendukung dan berlubang, nanti akan dibicarakan dengan dinas BMCKTR Sumbar.“Hal ini juga berlaku untuk pembangunan SMK Nagari Durian Tinggi yang masih kekurangan pilihan dukungan lainnya.”

“Setidaknya ada dua Nagari yang memiliki sekolah menengah dan kejuruan yang diikuti oleh anak-anak kami,” antusiasnya.Supardi juga mengingatkan kembali aspirasi masyarakat yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang disampaikan Walikota kepada Bupati dan OPD terkait agar segala persoalan pembangunan bisa cepat terselesaikan.Direktur Puskesmas Nagari Sialang Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota, Dr. Rara, dalam kesempatan itu juga menyampaikan, masih terdapat 59 anak stunting di Nagari Sialang.

“Jumlah 59 anak yang terkena dampak perawakan pendek cukup signifikan dan harus diprediksi sejak dini. Dan angka kejadian anak stunting sebesar 50%, disebabkan oleh kondisi jamban yang tidak sehat di masyarakat Desa Sialang.“Dukungan ini harus kita manfaatkan untuk membangun jamban sehat bagi masyarakat kurang mampu,” ujarnya.DPRD Sumbar Rehat Presiden di Pasar Sialang Kapur IX diakhiri dengan hiburan musik berhadiah pada permainan KIM yang dihadiri sekitar 500 orang.

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article