BATANG – Kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian dari pengabdian anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 TA 2026 Kodim 0736/Batang. Hal itu terlihat dari sosok Prada Hezkiel, prajurit asal Flores yang dengan sigap turut membantu pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Rohadi di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
Di sela-sela pelaksanaan program TMMD, Prada Hezkiel menunjukkan bahwa tugas seorang prajurit tidak hanya sebatas menjalankan pekerjaan fisik, tetapi juga hadir membantu masyarakat dengan tulus. Tanpa ragu, ia ikut bekerja bersama anggota Satgas lainnya demi mempercepat penyelesaian rumah yang sedang direhabilitasi tersebut.
Bagi Prada Hezkiel, membantu warga merupakan bagian dari tanggung jawab sekaligus wujud kedekatan TNI dengan rakyat. Meski berasal dari Flores dan bertugas jauh dari kampung halaman, ia tetap bersemangat menjalankan pengabdian di tengah masyarakat Desa Sembung.
“Beta datang dari Flores untuk ikut tugas TMMD di sini. Bagi beta, selama masih bisa bantu masyarakat, beta akan bantu dengan senang hati. Biar capek, yang penting rumah warga bisa cepat selesai dan masyarakat senang. Katong datang bukan cuma untuk kerja, tapi juga untuk jadi keluarga dengan masyarakat di sini,” ungkap Prada Hezkiel.
Sikap ringan tangan tersebut menjadi gambaran semangat kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD. Prajurit dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan, dengan harapan hasil pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga penerima bantuan.
Melalui program TMMD Reguler ke-130, Kodim 0736/Batang tidak hanya mendorong pembangunan infrastruktur dan rehabilitasi rumah warga, tetapi juga memperkuat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat. Semangat gotong royong inilah yang menjadi salah satu kekuatan dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik. Zafa










