Iklan
Iklan

6 Hari Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Bugei Ditemukan Meninggal Dunia oleh Tim SAR Gabungan

Siberut Selatan,dutametro.com.-Setelah menempuh upaya pencarian intensif selama enam hari berturut-turut, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban atas nama Arabian (50) pada pukul 16.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, Jumat, 26 Juni.

Penemuan ini berkat adanya sinergi laporan dari nelayan setempat yang melihat objek mengapung, yang kemudian segera direspons secara cepat oleh armada laut RIB 02 Mentawai pada koordinat 1°41’16.80″S – 99°19’20.35″E.”
​”Ujar Benteng Hilton Telaumbanua, S.E, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai.

Lebih Lanjut Benteng Hilton Telaumbanua, mengatakan, Operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue) terhadap Arabian (50), seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Bugei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, resmi berakhir. Setelah enam hari pengerahan operasi secara masif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia (MD).

​Titik terang operasi kemanusiaan ini bermula pada pukul 14.30 WIB ketika Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai menerima informasi dari nelayan setempat yang melihat adanya objek mengapung di laut. Merespons cepat laporan tersebut, armada laut Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai yang sedang melakukan penyisiran langsung diarahkan menuju lokasi diduga korban ditemukan.

Pada pukul 16.00 WIB, tim rescue berhasil menemukan korban dalam kondisi MD(Meninggal Dunia) pada koordinat 1°41’16.80″S – 99°19’20.35″E dengan Jarak 13,2 NM arah selatan dari posisi Sampan Korban ditemukan.

​Jasad korban selanjutnya dievakuasi menuju Muara Siberut dan tiba pada pukul 18.30 WIB. Tepat pukul 18.30 WIB, pihak Basarnas didampingi perangkat desa setempat secara resmi menyerahkan jenazah almarhum Arabian kepada pihak keluarga di Muara Siberut untuk disemayamkan.
​Keberhasilan Pencarian di hari keenam ini didukung oleh Para Nelayan dan Warga di Siberut yang melakukan pencarian. Sebelum korban ditemukan, operasi hari ini sempat diperluas secara besar dengan membagi kekuatan menjadi dua sektor laut utama menggunakan RIB 03 (luas area pencarian 180 NM²) dan RIB 02 (luas area pencarian 145 NM²), serta pelibatan 10 sampan nelayan dan SRU Darat.

​Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Pihak Kantor SAR Mentawai menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi dan kerja keras seluruh unsur yang terlibat, meliputi Tim Rescue USS Siberut, Tim Rescue Kansar Mentawai, potensi SAR, serta masyarakat dan nelayan setempat, ungkapnya.(SL)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News