Sawahlunto, dutametro com – Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menerima kunjungan resmi (audiensi) dari Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sawahlunto Nasrul dan rombongan di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (21/01/2026). Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Sawahlunto dan BPN.
“Pertemuan ini membahas berbagai hal terkait urusan pertanahan, termasuk dukungan BPN dalam menunjang program pembangunan daerah serta penataan administrasi pertanahan yang tertib dan berkelanjutan,” jelas Wako Riyanda Putra.
Wali Kota Sawahlunto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan pelayanan publik di bidang pertanahan berjalan optimal dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Sawahlunto menyambut baik audiensi tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama kelembagaan demi mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sebut Riyanda.
card image
Sinergi Pertanahan untuk Sawahlunto Berkelanjutan: Audiensi di Rumah Dinas Walikota, Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto Paparkan Kinerja dan Tantangan Pertanahan
Sawahlunto – Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto melaksanakan audiensi di Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan pertanahan yang berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memaparkan capaian kinerja, tantangan, serta isu-isu prioritas di bidang pertanahan kepada Pemerintah Kota Sawahlunto.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Nasrul, S.SiT., M.H., Kepala Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto, bersama jajaran, dan diterima oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Sawahlunto atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik antara Kantor Pertanahan dan Pemerintah Kota Sawahlunto.
Sementara dalam pemaparannya, Nasrul mengungkap sejumlah isu strategis pertanahan yang memerlukan perhatian dan sinergi bersama, di antaranya terkait usulan tanah ulayat di Kota Sawahlunto yang saat ini berjumlah tiga bidang.
“Isu tanah ulayat tersebut menjadi perhatian penting dalam rangka memberikan kepastian hukum hak atas tanah dengan tetap memperhatikan kearifan lokal dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas dia.
Selain itu, disampaikan rencana dan capaian program redistribusi tanah sebanyak 200 bidang, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerataan akses atas tanah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini diharapkan dapat berjalan optimal melalui dukungan lintas sektor serta kolaborasi yang solid antara Kantor Pertanahan dan Pemerintah Daerah. Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama serta langkah-langkah strategis dalam penyelesaian permasalahan pertanahan di Kota Sawahlunto, guna mendukung pembangunan daerah yang tertib, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ungkap dia.
Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan semangat BerAKHLAK serta penguatan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.(**)



