Solsel, dutametro.com – Masjid Nurul Iman yang berlokasi di Jorong Sungai Gadiang Nagari Sungai Kunyit Barat Kecamatan Sangir Balai Janggo yang dibangun pada 1986 membutuhkan pemugaran gedung. Lantaran posisi bangunan tidak presisi mengarah ke kiblat dsn bangunan yang sudah tua.
Ketua Pengurus Masjid Juprisaldi mengatakan masjid ini dibangun saat pemerintah menjadikan wilayah ini sebagai wilayah transmigrasi.
“Sekarang kami ingin merubah bentuk masjid karena posisinya tidak terlalu lurus, makanya tahun ini kami pengen melakukan pembangunan kembali,” kata Juprisaldi, Jumat (27/2/2026).
Diperkirakan dana untuk pembangunan kembali masjid ini akan menelan dana senilai Rp 3,7 miliar.
Dalam kesempatan ini, Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyampaikan berbagai pembangunan di daerah akan terus dilanjutkan meski dalam keadaan keterbatasan pendanaan. Pemerintah kabupaten akan berupaya mencari sumber pendanaan lain, bahkan hingga ke pusat.
Kendati tahun ini Solok Selatan kehilangan dana Rp 192 miliar karena efisiensi dari pusat. Namun tercatat Rp 264 miliar masuk ke daerah ini dalam bentuk pembangunan melalui dana kemitraan dari DPR RI yang dibawa oleh putra asli daerah, Zigo Rolanda.
“Untuk wilayah Sangir Balai Janggo akan tetap dilanjutkan pembangunan jalan Sungai Kunyit-Sungai Rumbai dari dana Inpres Rp 68 miliar dan beberapa jalan lainnya yang diprioritaskan,” tegasnya. (Med)











