Rabu, Juli 24, 2024

Polres Nisel Amankan Tersangka Diduga Pelaku Aniaya Siswa SMK Hingga Meninggal Dunia

More articles

Nias,dutametro.com .-Polres Nisel Amankan Tersangka Diduga Pelaku Aniaya Siswa SMK Hingga Meninggal Dunia.Polres Nias Selatan (Nisel) melalui Sat Reskrim Polres Nias Selatan berhasil menangkap dan menahan tersangka diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu siswa SMK 1 Siduaori kecamatan siduaori kabupaten Nias selatan pada sore hari Jumat (26/04/2024).

Dikabarkan sebelumnya bahwa tersangka mengalami sakit yang memerlukan perawatan di rumah sakit selama 2 hari, namun setelah dinyatakan sembuh oleh dokter rumah sakit dan saat keluar dari rumah sakit langsung dilakukan Penangkapan oleh tim sat Reskrim polres Nisel di halaman depan rumah sakit Stela Maris teluk dalam, Nias selatan.

Kapolres Nias Selatan AKBP BONEY WAHYU WICAKSONO, S.I.K melalui kasat reskrim AKP FREDDY SIAGIAN.SH membenarkan tentang adanya penangkapan tersebut.

“kita telah melakukan berbagai tahapan penyelidikan, penyidikan, pengumpulan barang bukti, pemeriksaan secara otopsi, reka ulang adegan atau rekontruksi, penetapan tersangka dan akhirnya kita telah menangkap dan menahan pelaku di RTP Mako polres Nias selatan pada tanggal 26 April 2024, tersangka juga sudah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka Ruang pemeriksaan Unit PPA sat Reskrim polres Nias Selatan.” ucap Kasat

Tidak ada halangan atau masalah pada saat tahapan yang dilakukan mulai dari pemeriksaan saksi, rekontruksi hingga saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka, semua berjalan lancar.” pungkas kasat reskrim.

Diceritakan sebelumnya korban inisial YN (17) telah meninggal dunia diduga karena menjadi korban penganiayaan kepala sekolah SMK Negeri 1 Siduaori Nias Selatan inisial SZ (37) dimana peristiwa tersebut berawal pada hari Sabtu (16/3/2024) sekira pukul 09.00. WIB, korban bersama dengan 6 siswa lainnya di bariskan oleh Kepala Sekolah (Terlapor) dan korban di pukul dibagian kening korban sebanyak 5 kali, Kemudian pada Pukul 18.00 WIB pada saat Ibu korban pulang dari Ladang korban mengeluh kepada Ibu korban dan mengatakan bahwa kepala korban sakit, kemudian ibu korban memberikan obat sakit kepala kepada korban,

Pada hari Rabu 27/03/2024 korban mengatakan kepada ibu korban bahwa sakit kepalanya semakin parah dan korban tidak sanggup lagi sekolah, pada hari Jum’at tanggal 29/03/ 2024 penyakit korban semakin parah yang dimana pada saat itu korban demam tinggi, Ibu korban curiga dan mencari tau apa penyebab dari penyakit korban tersebut, kemudian keluarga korban menanyakan kepada teman sekolahnya dan diterangkan bahwa pada tanggal 16/03/2024 Kepala Sekolah atau terlapor telah memukul korban, Pada hari Selasa tanggal 09/04/2024 korban dibawa oleh keluarganya ke RSUD dr. THOMSEN Gunung Sitoli untuk melakukan RONTGEN dan dirawat inap selama satu hari, Pada hari Kamis tanggal 11/04/2024 pelapor, korban, dan para saksi mendatangi Polres Nias Selatan untuk membuat Laporan Polisi.” urai humas Polres Nisel

Selanjutnya polres Nisel akan melengkapi berkas penyidikan dan akan selalu berkoordinasi dengan jaksa demi terangnya kasus ini.” tambah humas

Sementara itu Masyarakat Nias Selatan mengapresiasi kinerja cepat penyidik Polres Nias Selatan yang bergerak cepat. (herman)

Sumber : Humas Polres Nias Selatan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest