PADANG PANJANG, dutametro.com – Pemerintah Kota Padang Panjang bergerak cepat memastikan kenyamanan dan keamanan warga yang mengungsi akibat bencana hidrometeorologi, Kamis (27/11/2025).
Posko pengungsian bersama untuk masyarakat Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar di GOR Bancalaweh menjadi pusat penampungan utama sejak meningkatnya intensitas hujan dan angin kencang di wilayah tersebut.
Sesuai instruksi Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, seluruh kebutuhan dasar pengungsi harus tersedia dan terpenuhi dengan baik. Mulai dari makanan, selimut, pakaian, tempat beristirahat, hingga layanan kesehatan, semuanya disiapkan melalui koordinasi lintas OPD.
Wakil Wali Kota, Allex Saputra, bersama Dandim 0307/TD, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, unsur OPD terkait, serta tim relawan melakukan peninjauan langsung ke posko GOR Bancalaweh untuk memantau kondisi para pengungsi.
“Sebagaimana arahan Pak Wali Kota Hendri Arnis, pastikan semua kebutuhan warga terpenuhi tanpa terkecuali. Ini situasi darurat, kenyamanan dan keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujar Allex saat berdialog dengan petugas posko.
Dalam kunjungannya, Allex juga berinteraksi dengan para pengungsi, menanyakan kondisi kesehatan, kebutuhan yang masih kurang, serta memastikan distribusi makanan berjalan lancar.
“Bapak Ibu, bagaimana kondisi hari ini? Apa yang masih dibutuhkan? Mohon sampaikan agar bisa segera kami tindak lanjuti,” ucapnya kepada warga.
Pemerintah menyiagakan layanan kesehatan bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Tim medis dari Dinas Kesehatan dan PMI terus melakukan pemeriksaan rutin dan pemantauan kondisi para pengungsi.
Menurut data posko, sebanyak 362 warga dari 35 KK asal Padang Panjang dan Tanah Datar telah mengungsi untuk menghindari risiko longsor dan banjir susulan akibat curah hujan ekstrem.
Dandim 0307/TD yang turut mendampingi menyatakan kesiapan TNI untuk memberikan dukungan penuh, mulai dari distribusi logistik hingga menjaga keamanan posko.
Wali Kota Hendri Arnis berharap cuaca segera membaik sehingga warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.
“Kami berharap cuaca segera bersahabat. Namun selama situasi belum memungkinkan, kami ingin memastikan warga nyaman dan tercukupi kebutuhannya,” tegasnya.
Pemerintah kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir.
“Jika kondisi di rumah tidak aman, jangan ragu mengungsi. Keselamatan jauh lebih penting,” pesan Wawako Allex.
Ia juga mengimbau agar warga yang tidak berkepentingan tidak berkerumun di area posko guna menjaga kenyamanan pengungsi dan kelancaran distribusi bantuan.
Penanganan pengungsian dan pemantauan kondisi warga terus dilakukan selama 24 jam oleh tim gabungan. Pemko Padang Panjang memastikan siap menambah logistik, memperluas ruang pengungsian, serta meningkatkan layanan darurat apabila kondisi cuaca kembali memburuk.
Saat ini, Pemko telah menyiapkan beberapa titik posko pengungsian, yakni GOR Bancah Laweh, Islamic Center, Kantor Lurah Pasar Usang, Kantor Lurah Silaing, SDN 13 Padang Panjang Timur, Masjid Nurul Furqan, serta SD 11 Padang Panjang Timur. (Pulkani/rifki)


