Sabtu, Februari 24, 2024

Ketua DPRD Sumbar Mengingatkan Penerima Bantuan Hibah Bibit Ikan, Sapi Kota Mesti Teliti Serta Taat Aturan

Must read

Payakumbuh, Dutametro.com. – Subsidi benih ikan dan ternak memberikan dukungan yang saling melengkapi untuk mendorong pengembangan usaha di kedua kelompok. Jangan mengharapkan bantuan datang, namun infrastruktur yang dibutuhkan untuk berusaha belum siap dan tidak seharusnya disediakan.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sumbar,Supardi, SH, saat reses pribadi calon penerima bantuan berupa subsidi benih ikan dan ternak bagi petani dan pelaku usaha masyarakat nelayan, Minggu (28/1/2019) di Agamjua Payakumbuh/2024. ).

Ketua DPRD Sumbar ini mengatakan, dalam pembangunan Sumbar tahun 2021-2024, sektor pertanian menjadi program utama, dimana 10% APBD Sumbar atau sekitar 600 miliar peso diperuntukkan bagi sektor pertanian.“Program bantuan berupa subsidi ikan dan benih ternak ini dimaksudkan untuk meningkatkan dan memperluas produksi ikan serta meningkatkan populasi ternak.

” Jangan membunuh atau menjual sapi, jika tidak maka Anda harus berurusan dengan pihak berwenang. “Jika ada kendala, harap segera menghubungi pihak berwenang terkait,” kenang Supardi.Supardi mengatakan, kegiatan hibah ini akan dilaksanakan pada awal triwulan tahun ini, sehingga kelompok mana pun yang mendapat dukungan harus segera memenuhi seluruh persyaratan.

Oleh karena itu, dalam memberikan bantuan harus hati-hati, memperhatikan bentuk bantuan, jumlah bibit ikan, kadar sapinya, sehat atau tidak, sesuai dengan surat yang diberikan, ujarnya. .

Supardi menegaskan, tidak boleh membiasakan meminta bantuan pada hal sepele, tapi juga meningkatkan kemandirian dan profesionalisme dalam berusaha.“Sebenarnya upaya masyarakat tidak hanya terbatas pada satu kegiatan saja, tetapi juga harus ada kegiatan rutin lainnya untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Sekretaris Dinas .Oleh karena itu, persiapkanlah sebaik-baiknya dan selesaikan semua formalitas yang diperlukan.“Karena pembelian sapi dilakukan melalui pihak ketiga, maka perlu diperhatikan jenis sapi yang dikirimkan.

Kalau tidak pantas tolak dan ajukan pertanyaan, jangan diterima begitu saja,” kata Zed Abbas.Zed Abbas juga mengatakan bahwa perkawinan silang sistematis sapi direncanakan, dengan masing-masing kelompok menerima 20 ekor sapi.

“Tidak ada ternak yang dibeli di dalam daerah sendiri, semua ternak didatangkan dari luar daerah Sumbar dan memenuhi standar yang telah ditetapkan sebelumnya, baik dari segi kesehatan hewan maupun aspek kesehatan lainnya.”

“Alasan mengapa sapi dari luar daerah ini bahwa kami ingin meningkatkan jumlah ternak sapi di Sumbar,” ujarnya.Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Pengelolaan Tata Ruang Kelautan dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Marwan S.Pi, MSi juga mengumumkan subsidi benih ikan yang diberikan kepada kelompok sebesar PLN 50.000, tergantung memilih benih nila atau lele.

“Dalam waktu dekat kami juga akan mengkaji ketersediaan kelompok calon penerima subsidi. “Kelompok tersebut harus terdaftar di Dinas Perikanan Daerah berdasarkan laporan dari otoritas kabupaten dan kota terkait,” kata Marwan.

Marwan juga menegaskan, bagi setiap kelompok penerima hibah ini, ada beberapa persyaratan yang harus dikelola dan dipenuhi dengan baik.“Setiap penerima bantuan wajib mempersiapkan kucingnya dengan baik.

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article