Jumat, Maret 1, 2024

Sawahlunto Butuh Gedung Pertemuan Representatif, Pengusaha Asal Talawi Akan Bangun Di Meer Von Kandi

Must read

Sawahlunto, dutametro.com -Sawahlunto Butuh Gedung Pertemuan Representatif, Pengusaha Asal Talawi Akan Bangun Di Meer Von Kandi. Transformasi Kota Sawahlunto dari Kota Tambang Batubara menjadi Kota Wisata Tambang saat ini sangat membutuhkan sarana dan prasara pendukun salah satunya gedung pertemuan atau hall convention centre. Di Sawahlunto saat ini sangat minim akan gedung pertemuan yang representatif.

Terlebih pasca terbakarnya Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Kota Sawahlunto akhir 2022 lalu dan dimulainya revitalisasi hall Ombilin milik PT. Bukit Asam tahun ini menyebabkan berkurangnya gedung pertemuan yang mampu menampung banyak orang di Kota itu.

Melihat hal itu, salah seorang pengusaha asal Talawi, H. Jaswandi melihat peluang tersebut dan berencana akan membuat gedung pertemuan yang mampu menampung banyak orang dalam waktu dekat ini.
“Insya Allah dalam waktu dekat ini akan segera kita bangun. Lokasinya diareal bekas tambang kawasan wisata Meervon Kandi,” kata pengusaha yang akrab disapa Haji Wan itu.

Lokasi meervon Kandi lanjut Haji Wan, yang dulunya merupakan lahan tambang batubara, saat ini mampu disulap menjadi kawasan wisata. Dan untuk lebih mendukung pergerakkan angka kunjungan wisata ke Meervon dan utamanya Sawahlunto, akan didukung dengan dibangunnya gedung atau hall yang lebih besar dan mampu menampung ribuan orang.
“Doakan saja, semoga bisa cepat kita bangun dan dapat dimanfaatkan untuk iven – iven atau kegiatan yang membutuhkan lokasi atau bangunan yang besar,, tidak saja lokal tapi juga kita targetkan untuk iven regional, Nasional dan Internasional,” kata dia.

Pantauan dutametro.com , saat ini hanya ada enam lokasi yang representatif dijadikan tempat pertemuan diantaranya aula Hotel Khas Ombilin, Hotel Parai, Aula Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT), aula sentra IKM, Hotel Cahaya serta aula DPRD Kota Sawahlunto. Hanya aula BDTBT yang mampu menampung seribuan orang, sementara lima lokasi lagi hanya mampu menampung seratus hingga dua ratusan orang saja.(rki)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article