Iklan
Iklan

Di Balik Polemik Semen Padang FC: Utang Rp26 Miliar Mengancam Masa Depan Kabau Sirah

PADANG ,dutametro.com.- Masa depan Semen Padang FC berada di ujung tanduk. Bukan sekadar soal pergantian pengelola, namun beban finansial berat yang membayangi klub kebanggaan Urang Awak itu.

Beban utang yang disebut mencapai lebih dari Rp26 miliar, dengan kebutuhan operasional hingga Rp5 miliar per bulan, menjadi tantangan serius. Di tengah kondisi itu, sinyal mundurnya Andre Rosiade dari pengelolaan klub memantik kekhawatiran akan keberlangsungan Kabau Sirah di kancah sepak bola profesional.

Tokoh pemerhati sepak bola Sumbar, Verry Mulyadi, meminta suporter dan seluruh elemen masyarakat Ranah Minang melihat persoalan ini secara jernih.

“Perjuangan mempertahankan Semen Padang FC bukan perkara mudah. Klub ini punya ikatan emosional kuat dengan masyarakat Sumbar, butuh dukungan nyata agar bisa bertahan dan berkembang secara profesional,” ujarnya.

Verry bukan sosok asing. Ia pernah menjadi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Manajer Semen Padang FC U-21, serta pendiri Semen Padang Football Academy (SPFA) yang melahirkan pemain nasional seperti Firza Andika dan Rendi Sroyer.

Dari pengalamannya, Verry mengingatkan ancaman terhadap keberlangsungan Semen Padang FC bukan hal baru. Jauh sebelumnya, klub pernah menghadapi situasi sulit akibat keterbatasan kemampuan pendanaan perusahaan induk.

“Ini bukan persoalan baru, sudah lama. Dulu juga pernah hampir kolaps karena pendanaan,” tegasnya.

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News