Minggu, Juni 23, 2024

Sinergi Berdayakan FABA, PLN UBP Ombilin Siap Dukung Pemko Sawahlunto

More articles

Sawahlunto, dutametro.com – Potensi sisa abu pembakaran batu bara atau Fly Ash Bottom Ash (FABA) untuk dijadikan bahan baku berbagai produk bermanfaat mulai disinergikan antara Pemerintah Kota Sawahlunto dengan PT. PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Ombilin.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sawahlunto Fauzan Hasan menyebut, FABA jika dimanfaatkan dapat memberikan dampak ganda, yakni satu sisi menyelesaikan tumpukan abu dan sisi lainnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“FABA diolah menjadi batako dan paving block tentu bernilai ekonomis. Termasuk potensinya jika dimaksimalkan lebih jauh seperti, bagaimana kelompok tani bisa memanfaatkan pupuk dari olahan FABA untuk meningkatkan produktifitas lahan” kata dia saat bertemu dengan General Manager PT.PLN IP UBP Ombilin I Nyoman Buda, Selasa (28/5/2024).

Pj Fauzan Hasan mengungkap pertemuan dengan GM PT PLN IP UBP Ombilin disampaikan beberapa aspirasi dari masyarakat sekitar perusahaan , potensi pemberdayaan FABA, sekaligus mengantarkan proposal Pemko untuk meminta bantuan dana CSR perusahaan yang bisa disingkronkan dengan beberapa program pembangunan kota.

Dia juga mengungkap, pihaknya segera mengkoordinasikan kepada perangkat daerah terkait serta jajaran Pemerintah Desa untuk langkah-langkah tindak lanjut pemberdayaan potensi FABA ini. Dia menilai, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat bekerjasama mengelola potensi yang dapat diberdayakan melalui produk turunan dari bahan baku FABA.
“Jika ini berhasil, tentu semua sisa abu batubara yang selama ini menumpuk dan yang selama ini menjadi masalah dan dikeluhkan masyarakat bisa habis diolah untuk pupuk dan produk lainnya,” terang Fauzan.

Sementara I Nyoman Buda menyambut baik dan pihaknya siap bersinergi dalam mendukung sekaligus memberi manfaat pada masyarakat dilingkungan sekitar perusahaan.
“Kita bersama punya niat yang sama, yakni memberi nilai manfaat kepada kepentingan masyarakat. Kami (PT.PLN IP UB Ombilin-red) dan Pemko Sawahlunto bisa sama-sama berusaha potensi yang ada dimaksimalkan sehingga bermanfaat dan lebih besar dirasakan,” kata dia.

Terpisah, Kepala DPKP2LH Sawahlunto Adrius Putra mengungkap, sisa pembakaran batubara PLTU sudah menjadi FABA tidak lagi masuk dalam kategori limbah Bahan berbahaya beracun (B3) , sehingga bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku berbagai produk.

Lebih lanjut dijelaskan dia, sesuai PP Nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dijelaskan, bahwa sisa hasil pembakaran batubara PLTU itu sudah dikeliarkan dari limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).(rki)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest