Perlu Sentuhan, Pemandian Lubuak Lasah Sikabu Potensial Jadi Objek Wisata Baru Sawahlunto

Sawahlunto, dutametro.com – Dikalangan generasi 70,80 dan 90 an, nama Lubuak Lasah sudah tidak asing lagi sebagai tempat berenang (mandi-mandi) gratis yang lokasinya sangat alami dan eksotik. Terletak di Desa Kubang Utara Sikabu Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, lokasi mandi-mandi ini dialiran Batang Sumpahan itu seakan terlupakan dan tidak tersentuh pengembangan, padahal potensi alam dengan bebatuan sungai ditambah air terjun rendah terkesan eksotik jika didandani menjadi lokasi objek wisata.

Saat ini disekitar Lubuak Lasah, juga dibuka kolam pemancingan yang dikelola warga setempat, yakni A. Rahmat Fitrah yang saat ini mengelola kolam pancingan dan juga kolam ikan segar seperti lele, nila dan Mas Rayo.

Pria 45 tahun itu sebenarnya mempunyai banyak ide untuk mengembangkan kawasan Lubuak Lasah menjadi tujuan wisata alam pendukung objek-objek wisata lainnya di Sawahlunto. Namun dirinya saat ini terkendala atau kekurangan modal untuk menyulap Lubuak Lasah menjadi destinasi wisata.
“Disekitar Lubuak Lasah bisa dikembangkan wisata kemping atau glamping dengan menawarkan suasana alam yang masih natural. Gemericik arus sungai yang mengalir disela-sela batu membuat pengunjung nyaman dan terasa damai,” ujar dia.

Untuk menjangkau lokasi Lubuak Lasah tidaklah susah, hanya berjarak 2 Km saja dari pusat kota tua Sawahlunto. Akses jalan menuju Lubuak Lasah juga sudah sangat baik dengan kontur jalan aspal dan beton.
“Bagi yang suka memancing, baik dewasa dan anak-anak bisa dilakukan dikolam pemancingan yang airnya berasal dari aliran Lubuak Lasah,” kata dia.

Untuk pengembangan kata A. Rahmat, dipersilahkan jika ada investor yang tertarik, dirinya bersama ulayat sangat membuka diri jika ada yang tertarik mengembangkan Lubuak Lasah.

Dahulu sebut dia lagi, Lubuak Lasah bersama Lubuak-lubuak lainnya yang ada disekitar aliran Sungai Sumpahan, menjadi lokasi favorit untuk dikunjungi, bahkan hampir setiap hari ada saja yang berkunjung ke Lubuak Lasah terutama oleh pelajar-pelajar sekolah yang ada dikota ini, bahkan siswa lain dari daerah Kabupaten tetangga seperti Sijunjung.
“Kami ingin kejayaan Lubuak Lasah ini bisa kembali. Tentunya didukung oleh Pemerintah Daerah atau oleh pihak swasta, untuk dikemas menjadi lokasi wisata yang representatif,” harap Rahmad.

Salah seorang pengunjung Andri Kurniawan, menilai Lubuak Lasah sangatlah indah dan elok, namun karena belum ada sentuhan pengembangan, jadi sedikit terkesan kurang menarik.
“Dipoles sedikit saja, dengan menambahkan lokasi kemping atau glamping, area spot foto instgramable, pasti lokasi ini viral dan akan banyak wisatawan yang penasaran,” kata pria asal Batam Kepulauan Riau itu.

Andri juga menyebut, disekitar Lubuak Lasah juga sudah ada kolam pemancingan ikan, jika ini disandingkan atau dikolaborasikan akan menjadi pelengkap antara satu dengan yang lainnya.
“Lokasi yang dekat pusat kota, ini menjadi modal berharga bagi lubuak Lasah untuk rami dikunjungi,” ujar dia.(rki)

Must Read

Iklan

Related News