Taliabu | dutametro.com – Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu momen paling monumental dalam sejarah peradaban Islam yang selalu diperingati setiap tahunnya.
Bagi umat Muslim, ini bukan sekadar cerita sejarah biasa, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang menembus batas logika manusia dan ruang waktu.
Peringatan ini menjadi pengingat akan kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas serta kemuliaan Nabi Muhammad SAW di hadapan Sang Pencipta. Melalui peristiwa ini, umat Islam di seluruh dunia kembali merefleksikan pentingnya keimanan dan kualitas ibadah mereka.
Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, mengungkapkan bahwa, Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Peringatan Isra Mi’raj setiap tahun memberi kesempatan bagi kita umat Islam untuk merenungkan kembali makna perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, serta naiknya beliau ke Sidratul Muntaha.
“Peristiwa luar biasa ini bukan sekadar mukjizat, tetapi juga menjadi sumber inspirasi spiritual dan moral bagi umat manusia.” Ungkapnya. Kamis, 15/01/2026.
Wabup juga menyampaikan bahwa Tema kita malam ini “Menjaga Iman di Era Digital Melalui Spirit Perjalanan Suci” sangat relevan dengan tantangan zaman.
Di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, kita dituntut untuk bijak, selektif, dan berpegang teguh pada nilai keimanan.
Dunia digital memberikan banyak manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat, namun jika tidak disertai dengan akhlak dan keimanan yang kuat, kemajuan itu dapat menjadi bumerang.
Melalui semangat Isra Mi’raj, mari kita perkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sebagaimana Rasulullah meneladankannya melalui perintah shalat. Shalat mengajarkan disiplin, kesabaran, dan keikhlasan — nilai-nilai yang sangat penting untuk menghadapi tantangan moral di dunia maya.
Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu berkomitmen untuk tidak hanya membangun infrastruktur fisik dan digital, tetapi juga membangun karakter dan moral masyarakatnya. Kita ingin agar kemajuan teknologi di Taliabu menjadi sarana memperkuat iman, memperluas ilmu, dan meningkatkan pelayanan bagi umat.
Semoga melalui momentum Isra Mi’raj ini, kita semakin mantap melangkah menuju masyarakat yang religius, berilmu, dan beradab di tengah arus digitalisasi yang terus berkembang.
“Akhirnya, mari kita jadikan peringatan ini sebagai ajang introspeksi agar setiap langkah kita di kehidupan dunia digital tetap berpijak pada nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.” pungkasnya. (Jak)



