Tuapejat,Dutametro.com.-Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mentawai menerima informasi dari Ezi personel SROP Sipora dilaporkan bahwa pada pukul 00.50 Wib, Rabu,(21/1) terdapat seorang balita penumpang KMP AMBU-AMBU mengalami sesak napas dan butuh evakuasi medis secepatnya, mendapatkan informasi tersebut tim SAR Gabungan langsung menuju ke lokasi.
Kapal KMP AMBU-AMBU berada pada posisi 1°56’21″S 99°40’2″E, dengan jarak sekitar 7 NM dari Pelabuhan Tuapejat dan estimasi waktu tempuh menuju lokasi sekitar 15 menit dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Menindak lanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai berkoordinasi dengan Instansi terkait selanjutnya menggerakkan Tim Rescue untuk melaksanakan evakuasi medis korban.
Pada pkl 01.15 Wib Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai memberangkatkan RIB 02 MENTAWAI dengan POB 6 personel melaksanakan intercept terhadap kapal KMP AMBU-AMBU.
Pada pukul 01.30 WIB, RIB 02 MENTAWAI tiba di lokasi pada koordinat dan bersandar di Kapal KMP AMBU-AMBU untuk melaksanakan evakuasi medis korban. Adapun korban 1 orang, bernama M.Alfarizi (4). Korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Pelabuhan Tuapejat.
Pada pukul 01.50 Wib RIB 02 MENTAWAI tiba dengan aman di Pelabuhan Tuapejat dan langsung menyerahkan korban kepada pihak RSUD Mentawai untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengatakan, berkat kebersamaan dan gerak cepat yang dilakukan tim gabungan Basarnas Mentawai nyawa balita yang mengalami sesak napas di Kapal KMP Ambu-Ambu dapat kita selamatkan.
Keberhasilan operasi ini merupakan wujud nyata dari respons cepat dan sinergi Tim SAR Gabungan.
“Begitu informasi kami terima, Tim SAR Gabungan langsung kita berangkatkan dengan menggunakan RIB 02 MENTAWAI untuk melaksanakan evaluasi medis korban,
Alhamdulillah, korban berhasil dievakuasi dalam waktu singkat dan dalam keadaan selamat, Ini menunjukkan pentingnya kesiap siagaan dan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan operasi SAR, korban langsung di evakuasi ke RSUD Mentawai,dan sekarang keadaannya sudah mulai membaik,” ujarnya. (SL)



