Solok,Dutametro.com.-dengan Maraknya pencurian kabel jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Solok menjadi sorotan serius masyarakat. Aksi pencurian yang diduga terorganisir ini menyebabkan banyak titik lampu jalan padam. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan, terlebih saat ini Pemerintah Kota Solok tengah menghadapi defisit anggaran dan menerapkan kebijakan efisiensi, namun tetap berupaya melakukan perbaikan PJU secara bertahap demi kepentingan masyarakat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solok mengungkapkan, padamnya sejumlah lampu PJU bukan disebabkan oleh kerusakan teknis semata, melainkan akibat hilangnya kabel jaringan yang berada di saluran bawah tanah maupun di dalam boks kontrol PJU. Kabel yang dicuri umumnya berbahan tembaga dan memiliki nilai jual tinggi.
Hardinalis Kobal 2
Akibat pencurian tersebut, jaringan PJU di berbagai ruas jalan Kota Solok tidak berfungsi optimal. Jalanan menjadi gelap pada malam hari, memicu keresahan warga karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta tindak kriminal.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok, Ikhlas, SH, saat dikonfirmasi media ini, membenarkan maraknya pencurian kabel jaringan PJU yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
“Benar, pencurian kabel jaringan PJU cukupp marak belakangan ini. Inilah yang menyebabkan banyak lampu PJU padam di sejumlah titik,” kata Ikhlas, Selasa (20/01/26)
Ia menambahkan, aksi pencurian kabel PJU tidak hanya berdampak pada kenyamanan dan keamanan masyarakat, tetapi juga menimbulkan kerugian materiil bagi pemerintah daerah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat Pemkot Solok saat ini sedang menghadapi keterbatasan anggaran dan harus melakukan efisiensi di berbagai sektor.“
Di tengah kondisi defisit anggaran dan efisiensi, pemerintah tetap berupaya melakukan perbaikan PJU secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Dinas Perhubungan Kota Solok bersama instansi terkait terus melakukan pendataan titik PJU yang terdampak pencurian serta memprioritaskan perbaikan di ruas-ruas jalan yang dinilai rawan dan memiliki mobilitas tinggi. Pemkot Solok juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga fasilitas umum dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan PJU.
Pemkot Solok berharap, dengan dukungan masyarakat dan pengawasan bersama, kasus pencurian kabel PJU dapat ditekan sehingga penerangan jalan kembali berfungsi optimal meski dilakukan secara bertahap di tengah keterbatasan anggaran. (Mempe)



