JAKARTA,dutametro.com — Sejumlah unggahan di media sosial kembali mencatut nama seorang pejabat senior PT PLN (Persero) berinisial HW. Nama tersebut ramai diperbincangkan di platform Threads setelah muncul berbagai tangkapan layar komentar yang dikaitkan dengan akun media sosial miliknya.
Unggahan-unggahan itu memuat komentar bernada negatif terhadap sejumlah tokoh publik dan pejabat negara. Beberapa di antaranya ditujukan kepada figur pemerintahan, termasuk mantan Presiden Joko Widodo, sejumlah menteri, hingga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Berbagai komentar yang beredar menuliskan, “Lebih berkarakter dan mulia Pak Kholid,” tulisnya mengomentari postingan @edyiswanto*** pada Minggu (2/3/2025). Ucapan lainya juga menyebutkan, “Makin lama ucapan menterinya ngawur,” pada postingan @utoh_pangalayo*** pada Senin (24/3/2025).
Sementara itu, terhadap Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran, akun @graceanast**** yang memosting Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran saat berkunjung ke sekolah, Akun hery 7295 mengomentari dengan singkat yang dinilai tidak pantas bagi seorang pejabat publik, seperti “Mbelgedes,” serta “Ngomong opo tho iki Jane,” pada Senin (17/5/2025). Di postingan akun @kaharudin*****. Selain itu, masih terdapat berbagai komentar lain bernada miring yang tersebar di kolom komentar sejumlah unggahan politik.
Selain itu juga terdapat komentar hery7295 terhadap wakil presiden Joko Widodo diantaranya pada akun @youdie** yang memposting mantan presiden Joko Widodo saat berpidato di forum. Akun hary7295 menimpali dengan bahasa tak lazim. “Baca teks itu,” tulisnya, Kamis 15/5/2025.
Tidak sampai disitu, Akun tersebut juga mengomentari mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan pada saat berpidato yang diposting oleh akun @adian_siahaan**** pada Rabu (4/6/2025). “Muak lihat orang ini,” ucap akun @hary7195 di hari yang sama.
Sejumlah warganet menilai, gaya komunikasi tersebut tidak mencerminkan etika seorang pejabat di lingkungan BUMN strategis. Apalagi, HW diketahui merupakan pejabat senior PLN yang saat ini menjabat sebagai Executive Vice President (EVP) Pengadaan Transmisi Gardu Induk dan Material Terpusat pada Direktorat Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero).
Di luar komentar politik, beredar pula narasi di media sosial yang memuat tudingan terkait persoalan pribadi HW, mulai dari isu rumah tangga hingga klaim hubungan dengan seorang perempuan yang disebut-sebut pernah mendatangi kantor PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) di kawasan Gandul, Cinere, Depok. Namun, seluruh informasi tersebut hanya bersumber dari media sosial dan belum dapat diverifikasi melalui dokumen maupun pernyataan resmi.
Beberapa unggahan lain bahkan menautkan HW dengan dugaan afiliasi ideologi tertentu. Klaim tersebut merujuk pada balasan akun @hery7295 pada 29 Mei 2025, tetapi hingga kini tidak ada pernyataan atau bukti resmi yang mengkonfirmasi tudingan tersebut.
Secara struktural, HW dikenal sebagai pejabat berpengalaman di PLN. Ia memiliki latar belakang teknik sipil dan telah lama terlibat dalam berbagai proyek strategis ketenagalistrikan nasional, termasuk PLTP Lahendong dan PLTU Tanjung Jati B.
Kariernya di PLN mencakup sejumlah posisi penting, mulai dari Manajer Unit Pelaksana Konstruksi hingga Senior Manager Operasi Konstruksi pada unit proyek transmisi di Jawa, sebelum kemudian menempati jabatan strategis saat ini.
Hingga berita ini dipublikasi, PT PLN (Persero) belum memberikan tanggapan resmi terkait unggahan-unggahan yang beredar tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak perusahaan Dirut PT PLN (Persero), Darmawan PrasodjoDarmawan Prasodjo dan EVP Komunikasi Korporat & CSR PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto masih terus dilakukan.
Demikian juga HW, turut tak berkomentar saat dikonfirmasi awak media pada Kamis (22/1/2025).



