Nias ,dutametro.com. – Penampakan kurang sedap kembali terlihat di lingkungan sekolah. Kali ini terjadi di SMP Negeri 1 Ulugawo, Kecamatan Ulugawo, Kabupaten Nias, Sabtu (14/2/2026). Salah satu bangunan penting yang semestinya menjadi ruang perpustakaan justru dialihfungsikan menjadi ruang guru dengan kondisi yang memprihatinkan.
Pantauan di lokasi, bangunan tersebut tampak tidak terurus dan terkesan jarang mendapat sentuhan pemeliharaan. Bagian plafon tidak terpasang, sementara dinding papan terlihat rapuh dimakan usia. Kondisi itu membuat suasana ruangan terlihat kurang nyaman dan jauh dari kata layak sebagai ruang kerja tenaga pendidik.
Alih fungsi ruang perpustakaan menjadi ruang guru ini pun menuai sorotan. Pasalnya, perpustakaan merupakan sarana penting dalam menunjang proses belajar mengajar siswa. Minimnya perawatan terhadap fasilitas sekolah dinilai dapat berdampak pada kualitas lingkungan pendidikan.

Salah seorang tenaga guru sekaligus mantan Bendahara Dana BOS tahun 2023 berinisial ASZ saat dikonfirmasi di ruang guru membenarkan adanya keterbatasan pemeliharaan pada masa jabatannya. Ia menyebut, saat dirinya menjabat, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana lebih difokuskan pada perawatan meubelair serta pembelian perlengkapan olahraga seperti bola voli.
“Pada saat saya bendahara dulu, pemeliharaan sarana dan prasarana terfokus pada pemeliharaan meubelair dan pembelian bola voli. Untuk tahun 2024 dan 2025 saya tidak tahu peruntukannya. Yang lebih mengetahui tentu Kepala Sekolah dan bendahara yang baru,” ujar ASZ.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah SMP Negeri 1 Ulugawo belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi bangunan serta alokasi anggaran pemeliharaan terbaru. Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak sekolah maupun dinas terkait agar fasilitas pendidikan di wilayah Ulugawo dapat segera diperbaiki demi kenyamanan guru dan siswa.(hw)











