BENGKULU UTARA – Dalam upaya memastikan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat pesisir, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Bengkulu Utara melaksanakan pengecekan langsung terhadap sejumlah titik rawan abrasi di sepanjang Jalan Lintas Barat Sumatra, khususnya di kawasan pesisir, pada hari ini.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh personel Satuan Lalu Lintas dan Satuan Samapta sebagai bentuk kesiapsiagaan Polres Bengkulu Utara dalam menghadapi potensi gangguan keselamatan lalu lintas akibat abrasi pantai yang berdampak pada badan jalan. Adapun beberapa lokasi yang teridentifikasi rawan abrasi berada di ruas jalan Desa Bintunan, Desa Serangai, dan Desa Selolong di Kecamatan Batiknau, serta Desa Urai dan Dusun Air Sabu, Desa Pasar Ketahun, Kecamatan Ketahun.
Kapolres Bengkulu Utara menyampaikan bahwa pengecekan lapangan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kondisi terkini di lokasi terdampak, sekaligus menentukan langkah cepat yang dapat dilakukan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sebagai tindakan preventif, personel Sat Lantas dan Sat Samapta telah melakukan pemasangan police line serta rambu-rambu peringatan di titik-titik yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat saat melintas di kawasan tersebut, khususnya pada kondisi cuaca ekstrem atau saat air laut pasang. Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen dalam memberikan rasa aman dan menjaga keselamatan bersama,” ucapnya.
Polres Bengkulu Utara juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan saat melintas di jalur pesisir yang berpotensi terdampak abrasi. Dengan sinergi dan kewaspadaan bersama, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.











