BANYUASIN – Sebagai bagian dari sasaran nonfisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD 127 Kodim 0430/Banyuasin (BA) melaksanakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di titik sasaran TMMD. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular serta pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kegiatan Posbindu PTM meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta penyuluhan mengenai gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Sementara itu, kegiatan Posyandu meliputi penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, serta penyuluhan mengenai gizi dan kesehatan ibu dan anak.
Salah seorang warga Desa Wonosari, Ibu Sumarti, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan kegiatan Posbindu PTM dan Posyandu ini. “Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Kami bisa memeriksakan kesehatan secara gratis dan mendapatkan informasi yang bermanfaat mengenai kesehatan ibu dan anak. Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.
Komandan Satgas TMMD 127 Kodim 0430/BA, Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, S.E., M.H.I., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan Posbindu PTM dan Posyandu ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. “Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Wonosari dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. Kesehatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan desa,” ujarnya.
Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Kami berharap, kerjasama ini dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tuturnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (faiza)











