PADANG PANJANG, dutametro.com – Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih predikat “Sangat Baik” pada penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) 2025. Padang Panjang memperoleh skor tinggi sebesar 95,90 dan menempati peringkat ketiga nasional.
Penilaian ITKP tersebut dilakukan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia. Hasil penilaian resmi ini tertuang dalam Surat LKPP RI Nomor 1550/D.2.1/01/2026 tanggal 21 Januari 2026 tentang Nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2025.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdako, Efi Agustianto menyampaikan, penilaian ITKP merupakan salah satu indikator penting dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi Nasional.
“ITKP menjadi tolok ukur dalam menilai sejauh mana tata kelola pengadaan barang dan jasa dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya, Senin (26/1/2026).
Sementara itu, Wali Kota, Hendri Arnis menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, khususnya Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ), atas komitmen dan kerja keras yang telah mengantarkan Padang Panjang meraih predikat Sangat Baik di tingkat nasional.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari penerapan tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, efektif, serta berlandaskan prinsip good governance, sekaligus mendukung peningkatan kualitas belanja pemerintah daerah.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Saya mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemko akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui evaluasi berkelanjutan, penguatan sistem, serta inovasi dalam pengadaan barang dan jasa.
“Dalam pengadaan barang dan jasa, integritas harus senantiasa dijaga demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, profesional, dan terpercaya,” tegasnya. ….. (Pulkani/ harris)











