Amuntai – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 1001/Hulu Sungai Utara–Balangan menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Senin (23/02/2026), pembangunan jembatan penghubung jalan usaha tani di Desa Hambuku Hulu, Kecamatan Sei Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, telah mencapai 95 persen.
Setelah sebelumnya dilakukan pembongkaran jembatan lama yang sudah tidak layak, Satgas TMMD ke-127 melanjutkan pekerjaan dengan pemasangan tiang pancang, rangka, dan penguatan konstruksi. Saat ini, hampir seluruh struktur utama jembatan telah rampung, dan tahap akhir fokus pada penyelesaian permukaan jembatan dan pemasangan akses penghubung agar dapat segera dimanfaatkan warga.
Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-127 Kodim 1001/HSU-BLG. Keberadaan jembatan sangat vital bagi para petani dalam mengangkut hasil pertanian, sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah desa. Selama ini, akses jalan usaha tani kerap mengalami kendala, terutama saat musim hujan, sehingga menghambat distribusi hasil panen dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 1001/HSU-BLG, Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., menyampaikan bahwa capaian 95 persen ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara TNI dan masyarakat.
“Alhamdulillah, progres pembangunan jembatan sudah mencapai 95 persen. Kami optimistis pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan warga. Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terlihat jelas dalam setiap tahapan pekerjaan. Faiza











