TMMD Reguler 127 Kodim Brebes Sasar Akurasi Data Kemiskinan di Desa Cikuya

BREBES – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes terus memperkuat aspek non-fisik di wilayah sasaran. Kali ini, bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Brebes, Satgas menggelar sosialisasi krusial mengenai Pengelolaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta program kesejahteraan sosial, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo ini menghadirkan narasumber utama, Warudin, A.Ks., M.M., selaku Plt. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kabupaten Brebes. Acara turut dihadiri dan didampingi oleh Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, serta Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman.

Dalam paparannya, Warudin menekankan bahwa pemutakhiran data melalui DTSEN adalah fondasi agar bantuan sosial tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa sinkronisasi data ekonomi dan sosial warga sangat dinamis, sehingga peran aktif perangkat desa dan ystem e dalam pelaporan sangat dibutuhkan.

“Data yang akurat adalah kunci utama kesejahteraan. Jangan sampai ada warga yang berhak namun terlewat, atau sebaliknya, ada yang sudah mampu tapi masih menerima bantuan. Inilah pentingnya kita memahami mekanisme DTSEN ini,” ujar Warudin di hadapan para peserta.

Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, mengapresiasi Kodim 0713/Brebes yang memasukkan agenda sosialisasi ini ke dalam program TMMD. Menurutnya, persoalan data seringkali menjadi isu di desa.

“Edukasi ini sangat mendinginkan suasana. Warga jadi paham bahwa ada proses verifikasi dan validasi yang ketat dalam setiap program kesejahteraan sosial dari pemerintah,” ungkap Sekod.

Di sisi lain, Serka Sagiman mewakili Dansatgas TMMD menegaskan bahwa peran Babinsa adalah mengawal agar setiap program pemerintah, termasuk bantuan sosial, dapat berjalan kondusif di wilayah binaan.

“TMMD tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun sosial yang lebih baik. Kami ingin warga Cikuya lebih cerdas dalam memahami hak dan kewajiban mereka sebagai penerima manfaat program pemerintah,” tegas Serka Sagiman.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara warga dengan narasumber terkait kendala teknis di lapangan. Diharapkan setelah sosialisasi ini, administrasi sosial di Desa Cikuya menjadi lebih transparan dan akuntabel.(Faiza)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News