Kotamobagu,DutaMetro.com — Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditegaskan melalui kegiatan Panen Raya dan Penanaman Jagung yang digelar Polres Kotamobagu, Jumat (10/4/2026), di Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, bersama Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., sebagai bentuk sinergi nyata antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam mendorong swasembada pangan tahun 2026.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dalam memperkuat kemandirian pangan di daerah.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kakorbinmas Baharkam Polri atas terlaksananya kegiatan yang sangat penting ini dalam upaya bersama mendukung Ketahanan Pangan Nasional,” ujar Wali Kota.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam mendukung program strategis tersebut.
“Kegiatan ini mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat langsung dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Terima kasih kepada Kakorbinmas Baharkam Polri yang telah hadir di Kotamobagu serta memberikan arahan kepada kami semua,” tambahnya.
Panen raya dan penanaman jagung ini menjadi bagian dari langkah konkret Polres Kotamobagu dalam mendukung program swasembada pangan di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara, sekaligus memperkuat peran Polri sebagai penggerak pembangunan di sektor pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Nursyah Putra, Dirbinmas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol. Rio Alexander Panelewen, Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.
Dengan sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, Kotamobagu optimistis mampu menjadi salah satu daerah penopang utama ketahanan pangan di Sulawesi Utara menuju 2026.















