PURBALINGGA — Di tengah fokus utama pembangunan infrastruktur fisik dalam TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga, perhatian terhadap masa depan generasi juga turut dihadirkan. Salah satunya melalui kegiatan TMMD non fisik berupa penyuluhan tentang pencegahan stunting yang menyasar masyarakat desa.
Bertempat di sekitar Desa Krangean, dampak TMMD non fisik kali ini menyasar Desa Karangpucung, Kecamatan Kertanegara, sebagai bagian dari upaya memperluas dampak program. Penyuluhan kali ini pun dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Purbalingga untuk memberikan materi.
Terkait materi sendiri, Dinkes PPKB mengangkat isu stunting yang masih menjadi perhatian serius, kegiatan ini diikuti oleh para ibu, kader, dan masyarakat yang tampak antusias memahami pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh yang tepat bagi anak.
Dalam suasana yang hangat dan komunikatif, Hasnia Nur Fajrin, S.Tr.G., selaku narasumber dari Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Purbalingga, menyampaikan bahwa stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan.
“Stunting dapat memengaruhi kemampuan kognitif anak dan berpengaruh hingga dewasa. Karena itu, pencegahan harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan,” jelasnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat desa menjadi langkah penting agar pemahaman tentang gizi seimbang, pola hidup bersih, dan pemantauan tumbuh kembang anak semakin meningkat.
Dipilihnya Desa Karangpucung sendiri sebagai lokasi penyuluhan menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya membawa perubahan fisik di satu wilayah, tetapi juga menebarkan manfaat bagi desa-desa di sekitarnya. Dengan pendekatan nonfisik seperti ini, pembangunan yang dilakukan pun menjadi lebih menyeluruh.
Salah satu warga sekaligus kader posyandu desa setempat, Asih, yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku mendapatkan wawasan baru terkait pentingnya pencegahan stunting. Baginya, informasi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, materi yang diberikan sangat informatif. Ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi saya kedepannya, apalagi sebagai salah satu kader di posyandu, ilmu ini sangat penting untuk saya sampaikan kepada para ibu dan calon ibu di Desa Karangpucung,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, TMMD kembali menunjukkan perannya sebagai program terpadu yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran dan kualitas hidup masyarakat. Dari desa, langkah kecil dalam mencegah stunting kini mulai ditanamkan, demi masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (Anr)

















