Iklan
Iklan

Perpisahan Santri Tingkat XII Ponpes Jabal Rahmah, Iskan Nofis Tegaskan Dukungan Penuh Wujudkan Generasi Qurani dan Pesantren Mandiri

ANAU KADOK – Tangis haru bercampur rasa syukur menyelimuti halaman Pondok Pesantren Jabal Rahmah, Anau Kadok, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, saat para santriwan dan santriwati Tingkat XII Tahun Pelajaran 2025/2026 resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat.

Pelukan hangat antara orang tua, guru, dan para santri menjadi gambaran perjalanan panjang yang telah mereka lalui. Setelah bertahun-tahun ditempa dengan pendidikan agama, kedisiplinan, serta nilai-nilai Al-Qur’an, para lulusan kini meninggalkan almamater dengan membawa bekal ilmu, akhlak, dan harapan besar untuk menjadi generasi penerus umat.

Acara yang dipimpin langsung Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Rahmah, Tgk. Yulidur Rahman, itu turut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Camat Gunung Talang, Kepala KUA, Wali Nagari Talang yang Mewakili, Jorong Anau Kadok, tokoh masyarakat, wali santri, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Iskan Nofis menegaskan bahwa keberadaan Pondok Pesantren Jabal Rahmah memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat Nagari Talang. Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi dan berbagai tantangan moral yang dihadapi generasi muda, pesantren menjadi benteng utama dalam menjaga akidah, membentuk karakter, serta melahirkan generasi Qurani yang berakhlakul karimah.

“Jabal Rahmah merupakan satu-satunya pondok pesantren di Nagari Talang. Karena itu keberadaannya harus terus kita dukung agar semakin berkembang dan mampu mencetak generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Solok,” ujar Iskan.

Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata. Pada kesempatan itu, Iskan Nofis menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta untuk mendukung pengembangan Pondok Pesantren Jabal Rahmah. Ia juga memberikan bantuan baju seragam bagi majelis guru dan jajaran ponpes sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pendidik yang selama ini dengan penuh keikhlasan membimbing para santri.

Tak hanya itu, dukungan terhadap kemandirian pesantren juga diwujudkan melalui penyerahan bibit kopi dan bibit alpukat yang akan dimanfaatkan dalam pengembangan koperasi pesantren. Program tersebut diharapkan mampu menjadi langkah awal membangun ekonomi pesantren yang mandiri sekaligus memberikan pengalaman berwirausaha kepada para santri tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Rahmah, Tgk. Yulidur Rahman, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan berbagai pihak terhadap lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat pembinaan akhlak, serta mengembangkan kemandirian ekonomi pesantren.

“Semoga setiap bantuan dan perhatian yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah ikut membesarkan Pondok Pesantren Jabal Rahmah,” tuturnya.

Suasana haru semakin terasa ketika para santri menyampaikan pesan dan kesan selama menimba ilmu di pesantren. Dengan suara bergetar, mereka mengenang kebersamaan bersama para guru dan sahabat, mulai dari belajar hingga larut malam, menghafal Al-Qur’an, bangun sebelum fajar untuk qiyamul lail, hingga berbagai pengalaman yang membentuk kedewasaan dan karakter mereka.

Prosesi sungkeman kepada orang tua menjadi puncak acara yang paling mengharukan. Air mata tak mampu dibendung ketika para santri memohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas doa, pengorbanan, dan kasih sayang yang telah mengantarkan mereka menyelesaikan pendidikan di pesantren. Para guru pun tampak larut dalam suasana, melepas anak-anak didik yang selama ini telah dianggap sebagai keluarga sendiri.

Acara pelepasan juga dimeriahkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan salawat, penampilan seni Islami, serta berbagai persembahan dari para santri yang mendapat sambutan hangat dari seluruh hadirin.

Perpisahan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal pengabdian baru. Para lulusan Pondok Pesantren Jabal Rahmah diharapkan mampu menjadi generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak, berdakwah dengan hikmah, serta memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.

Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, ulama, dan seluruh pemangku kepentingan, Pondok Pesantren Jabal Rahmah diharapkan terus berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul di Kabupaten Solok, melahirkan generasi yang berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, mandiri secara ekonomi, berprestasi, serta siap meneruskan perjuangan membangun Indonesia yang berakhlak dan bermartabat.**yans

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News