Taliabu, dutametro.com –Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu memperketat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring datangnya musim kemarau. Meskipun sempat mendeteksi 20 titik api seluruhnya dipastikan telah berhasil dipadamkan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir saat mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Karhutla Provinsi Maluku Utara secara virtual dari Kantor Bupati Pulau Taliabu, Bobong, Rabu (26/8/2026).
Rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe serta dihadiri jajaran Sekretariat Daerah Maluku Utara, unsur TNI, Polri, dan instansi teknis se-Provinsi Maluku Utara.
Wabup La Ode Yasir menyebut terdapat 20 titik kebakaran di beberapa lokasi di Kabupaten Pulau Taliabu.
“Berkat respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan dukungan masyarakat setempat, seluruh titik api berhasil dipadamkan,” ujar Wabup La Ode Yasir.
Ia menambahkan, Pemadaman dilakukan secara manual hingga api sepenuhnya padam meski, keterbatasan akses ke sejumlah titik api yang tidak dapat dilalui armada pemadam kebakaran tidak menyurutkan upaya tim gabungan di lapangan.
Ia mengungkapkan, kendati kondisi saat ini relatif terkendali tanpa ada potensi penyebaran titik api baru, Pemda Taliabu memastikan tim di lapangan tetap disiagakan.
Pasalnya, cuaca panas ekstrem masih membayangi wilayah Maluku Utara dan berpotensi memicu bencana ekologis.
“Penanganan karhutla ini membutuhkan sinergi kuat dari seluruh elemen pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat,” tandasnya
(Jk)





























