Iklan
Iklan

POCIL DAN PKS DIGELAR DI KOTAMOBAGU, POLRES TANAMKAN DISIPLIN LALU LINTAS SEJAK DINI

KOTAMOBAGU, DutaMetro.com — Budaya tertib berlalu lintas tidak boleh menunggu seseorang dewasa. Kesadaran keselamatan di jalan harus dibentuk sejak usia dini. Pesan itulah yang ditegaskan melalui Lomba Polisi Cilik (Pocil) dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Sulawesi Utara di Kota Kotamobagu.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kampus Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), Jalan Paloko Kinalang, Kelurahan Kotobangon, Kamis (17/9/2026), tersebut sukses dilaksanakan jajaran Polres Kotamobagu dengan melibatkan pelajar dari sejumlah wilayah di Bolaang Mongondow Raya hingga Polres Mitra.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Kotamobagu Dr. Wenny Gaib, Sp.M., Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., jajaran Forkopimda, serta Tim Penilai Dit Lantas Polda Sulut yang dipimpin Kompol Sam Dotulong.

Pembukaan kegiatan diawali dengan pembacaan sambutan Direktur Lalu Lintas Polda Sulut oleh Kapolres Kotamobagu. Dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa pembentukan budaya tertib berlalu lintas merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi yang disiplin sekaligus peduli terhadap keselamatan pengguna jalan.

Pesan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menempatkan keselamatan dan ketertiban sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan lalu lintas.

Lomba Pocil dan PKS pun tidak sekadar menjadi panggung kompetisi. Di balik gerakan baris-berbaris dan simulasi pengaturan lalu lintas, terdapat proses pembentukan karakter: disiplin, tanggung jawab, kekompakan, kepatuhan terhadap aturan, serta keberanian menjadi contoh bagi lingkungan sekitar.

Saat perlombaan dimulai, para peserta tampil penuh percaya diri di hadapan tim penilai dan para undangan. Perwakilan Pocil dan PKS Polres Kotamobagu memperagakan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) hingga gerakan pengaturan lalu lintas dengan menampilkan kekompakan, ketepatan dan kedisiplinan.

Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan hasil pembinaan yang dilakukan Polres Kotamobagu bersama para pelatih, guru dan pihak sekolah. Pesan yang dibangun jelas: tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban saat berada di jalan, tetapi harus menjadi kebiasaan.

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan, nilai kedisiplinan yang diperoleh peserta jangan berhenti ketika perlombaan berakhir.

Menurutnya, para peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan kedisiplinan berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi contoh dan menyebarkan kesadaran keselamatan kepada teman, keluarga maupun masyarakat.

“Jadilah Pelopor Keselamatan dalam Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan di Jalan sebagai Kebutuhan Bersama,” tegas AKBP Abdul Kholik.

Kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Dukungan Pemerintah Kota Kotamobagu, instansi terkait, para guru dan orang tua turut menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda tersebut.

Pada akhirnya, pesan dari kegiatan ini jauh lebih besar daripada sekadar perebutan juara. Keselamatan di jalan harus dibangun dari kesadaran, dan kesadaran harus ditanamkan sejak dini. Pembentukan Pocil dan PKS menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan generasi muda yang disiplin, patuh aturan dan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas menuju budaya Zero Accident.***

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News