OKU TIMUR, 20 Oktober 2026 — Kekompakan antara personel Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU dan warga Desa Mengulak terus terjalin erat di lokasi pengerjaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Ibnu, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Memasuki hari kedelapan pelaksanaan program, prajurit dan warga bekerja berdampingan, bahu-membahu mempercepat setiap tahapan pembangunan, sehingga kemajuan pengerjaan kini telah mencapai 17 persen, naik signifikan dibanding hari sebelumnya.
Terlihat jelas di lokasi, suasana kerja tampak penuh semangat dan kekeluargaan. Tidak ada sekat pangkat maupun kedudukan semua bekerja sama menyelesaikan fondasi dan struktur awal bangunan. Sebagian personel bersama warga menyusun batu bata secara rapi dan kokoh, sebagian lain mencampur adukan semen dengan takaran yang tepat, sementara yang lainnya menyiapkan kerangka kayu serta mengangkut material ke titik pengerjaan. Setiap gerakan berjalan serasi, saling membantu, dan saling mengisi, seolah-olah rumah yang sedang dibangun ini adalah milik bersama.
Kesungguhan ini dilakukan karena semua menyadari bahwa hunian yang layak adalah kebutuhan paling mendasar bagi Bapak Ibnu dan keluarganya. Maka dari itu, setiap batu yang dipasang, setiap lapisan semen yang diaduk, dikerjakan dengan ketelitian tinggi agar fondasi bangunan berdiri tegak, kuat, dan tahan lama. Meski cuaca siang terasa cukup panas, semangat tidak surut justru semakin menyala karena menyaksikan hasil kerja bersama perlahan menjadi nyata.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan sejati program TMMD:
“Melihat prajurit dan warga bekerja bahu-membahu seperti inilah pemandangan yang paling membanggakan. Rumah Bapak Ibnu tidak dibangun oleh satu pihak saja, melainkan dibangun oleh kepedulian kita semua. Setiap tangan yang membantu meletakkan batu, mengaduk semen, dan mengangkat material adalah bukti kasih sayang sesama warga desa. Pertahankan kekompakan ini, kerjakan dengan teliti, dan pastikan hasilnya kokoh serta membanggakan. Bapak Ibnu dan keluarganya berhak mendapatkan hunian yang aman, nyaman, dan awet,” tegas Letkol Arh Yusuf Winarno.
Bapak Ibnu sendiri tampak terharu melihat semangat yang ditunjukkan para personel Satgas dan tetangganya:
“Saya tidak menyangka akan diperhatikan sebanyak ini. Melihat Bapak-bapak TNI dan tetangga bekerja keras membangun rumah saya setiap hari, hati saya sangat terharu. Saya hanya bisa berdoa semoga semua kebaikan ini dibalas Tuhan Yang Maha Esa. Saya berjanji akan menjaga rumah ini sebaik mungkin setelah selesai, agar tidak mengecewakan usaha mereka semua,” ungkap Bapak Ibnu.
Dengan laju kemajuan yang terus meningkat setiap harinya, diharapkan struktur rumah Bapak Ibnu dapat segera naik ke tahap pemasangan dinding dan rangka atap. Kerja sama yang padu antara Satgas dan warga menjadi jaminan bahwa target penyelesaian akan tercapai tepat waktu, sehingga Bapak Ibnu beserta keluarganya dapat segera menempati hunian yang layak, sehat, dan membanggakan.(Zafa)










