Oku — Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni milik Bapak Yulianto memasuki tahap pemasangan balokan kayu penyangga rangka atap, seiring perkembangan keseluruhan pembangunan rumah mencapai 70 persen berdasarkan laporan perkembangan kegiatan TMMD Ke‑130 Kodim 0403/OKU per Kamis (5/11) di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Balokan kayu yang telah diseleksi kualitasnya dipasang satu per satu di bagian atas dinding bangunan, menjadi tulang punggung utama yang menopang seluruh beban rangka dan genteng atap rumah.
Personel Satgas bersama warga bekerja secara terkoordinasi, sebagian tim berada di ketinggian menempatkan dan mengikat balokan kayu agar posisinya sejajar, tegak dan tidak mudah bergeser, sementara rekan lainnya menyiapkan material, mengangkat balok ke titik pemasangan serta memeriksa setiap sambungan. Jarak antar balokan diatur sesuai standar konstruksi agar struktur atap mampu menahan beban genteng serta tahan terhadap angin kencang dan hujan deras. Pekerjaan pemasangan balokan kayu ini menjadi langkah krusial sebelum tahap pemasangan genteng dilaksanakan.
Dansatgas TMMD 130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan:
“Kekokohan balokan kayu menentukan ketahanan atap rumah Bapak Yulianto dalam jangka panjang. Kami mengutamakan presisi setiap pemasangan, bukan hanya mengejar kecepatan. Dengan struktur balokan yang kuat, rumah ini nantinya dapat melindungi keluarga Bapak Yulianto dengan aman selama puluhan tahun ke depan,” ujarnya.
Pengerjaan RTLH Bapak Yulianto dilaksanakan bersamaan dengan empat unit rumah rehabilitasi lainnya, seluruhnya terus dikejar penyelesaiannya agar selaras dengan target akhir program TMMD Ke‑130. (Zafa)











