Oku — Bapak Eko Irawan menyaksikan langsung barisan balokan kayu usuk perlahan terpasang di atas dinding rumah rehabilitasinya, momen yang menghapus kekhawatiran yang selama ini ia rasakan terkait kondisi hunian lamanya. Selama ini, struktur atap rumah lama sudah rapuh dan sering bermasalah saat musim hujan tiba, membuat keluarganya harus selalu waspada setiap kali cuaca memburuk. Kini, kerangka balokan usuk yang kokoh mulai terbentuk, tanda bahwa rumah baru yang aman dan nyaman segera menjadi tempat tinggal tetap keluarganya.
Bapak Eko Irawan kerap hadir di lokasi pengerjaan, sesekali berbincang dengan personel Satgas dan warga yang bekerja, serta memperhatikan bagaimana setiap balokan kayu dipasang dengan teliti. Baginya, balokan usuk bukan sekadar material bangunan, melainkan simbol jaminan keamanan bagi istri dan anak‑anaknya untuk tinggal dengan tenang tanpa khawatir kerusakan atap.
Bapak Eko Irawan menyampaikan rasa syukurnya:
“Saya sangat bersyukur melihat rangka atap rumah saya mulai terbentuk. Dulu saya selalu cemas setiap hujan datang, sekarang setelah melihat balokan usuk terpasang rapi, hati saya merasa tenang. Terima kasih untuk Satgas dan tetangga yang bekerja keras mewujudkan rumah layak huni ini untuk keluarga saya. Setelah rumah selesai, saya akan merawat seluruh struktur bangunan sebaik mungkin,” ungkapnya.
Pembangunan rumah Bapak Eko Irawan juga menjadi bukti nyata manfaat program TMMD bagi masyarakat Desa Mengulak, di mana gotong‑royong antara TNI dan warga berhasil mewujudkan hunian layak bagi keluarga yang membutuhkan.(Zafa)











