Solsel,dutametro.com.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan gelar Pelantikan dan bimbingan Teknis Panitia pemungutan suara (PPS) se Kabupaten Solok Selatan untuk pemilihan umum tahun 2024 di Hotel Pesona Alam Sangir, Selasa (24/1/2023).
Dalam kegiatan ini, sebanyak 117 orang Petugas Pemungutan Suara (PPS) yang berasal dari 39 Nagari di Solok Selatan dilantik oleh Ketua KPU Solok Selatan, setelah sebelumnya pada 4 Januari 2023 lalu, juga dilantik panitia ad-hoc Panitia Pemungutan Kecamatan sebanyak 35 orang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan Nila Puspita mengingatkan para anggota PPS yang dilantik untuk menjaga integritas.
“Tolong jaga integritas. Itu adalah kehormatan kita. Penyelenggara harus kuat dengan cobaan dan juga mungkin ancaman. Lebih baik mundur, jika tidak sanggup menjaga integritas,” tegasnya.
Untuk dieketahui, PPK dan PPS adalah perpanjangan tangan KPU di tingkat Kecamatan dan tingkat Nagari yang akan melaksanakan semua tahapan Pemilu, kami berharap kepada semua anggota yang baru saja dilantik agar. selalu senantias bekerja sesuai dengan aturan dan sumpah jabatan, karena tugas dari PPS ini penuh tantangan dan tanggung jawab dunia akhirat.
Anggota PPS yang baru saja dilantik terdiri dari utusan masing masing 39 nagari yang ada di Kabupaten Solok Selatan, namun Nila mengatakan, kenapa nagari pemekaran tidak dibentuk anggota PPS nya, karena regulasi status nagari pemekaran itu belum keluar dari Kemendagri, sehingga kami dari KPU tidak berani menganggarkan biaya operasionalnya.
Bupati Solok Selatan Prov. Sumatera Barat H. Khairunas berharap agar para petugas bekerja secara profesional, mempunyai integritas, jujur dan adil serta senantiasa menjaga netralitas sehingga dapat menciptakan iklim pemilu yang lebih baik khususnya di Kabupaten Solok Selatan.
“Kepada para penyelenggara pemilu, termasuk kawan-kawan PPS kita ingatkan untuk menjaga integritas dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diemban, agar pemilu dapat berjalan baik dan berkualitas,” ujar Bupati mengingatkan.
H Khairunas juga mendorong secara aktif seluruh stakeholder agar mematangkan semua tahapan Pemilu, sehingga Solok Selatan memang siap melaksanakan Pemilu yang berkualitas di tahun 2024 Nantinya.
‘’Tak lupa saya juga berpesan kepada seluruh stakeholder terkait, untuk memahami petunjuk teknis dan prosedur pengelolaan keuangan pemilu dengan baik, guna mencegah terjadinya permasalahan dikemudian hari,’’ kata Khairunas.
Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda juga menyebut di tahun 2024 adalah pesta demokrasi, pesta rakyat yang harus kita jalankan dengan suka cita.
Untuk itu, sebagai penyelenggara Pemilu, Zigo berpesan agar melakukan sosialisasi dan pemahaman-pemahaman intens kepada masyarakat, karena latar belakang peserta pemilu itu berbeda-beda.
‘’Penyelenggara pemilu membutuhkan kesabaran. Jemput bola, dan pastikan masyarakat mendapatkan hak pilihnya. Jalin kolaborasi yang baik dengan stakeholder yang ada, termasuk para peserta pemilu,’’ imbuhnya. (Med)


























