Iklan
Iklan

Komitmen Berkelanjutan Tekan Kemiskinan, Pemkab Solsel Serahkan Bantuan Peralatan untuk 260 Pelaku UMKM

Solsel, dutametro.com- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyerahkan bantuan sarana dan prasarana produksi kepada 260 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini merupakan komitmen pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan dan menaikkelaskan sektor UMKM.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan, H. Khairunas dan H. Yulian Efi. Penyerahan dilakukan di RTH Solok Selatan di Padang Aro, Senin (2/11/2026).

Khairunas mengatakan program perkuatan UMKM bukanlah kegiatan baru, melainkan komitmen berkelanjutan yang konsisten dijalankan pemerintah kabupaten.

“Pada tahun 2026 ini, program tersebut telah memasuki pelaksanaan yang keempat. Secara akumulatif sejak tahun 2023, Pemkab Solok Selatan telah menjangkau sebanyak 1.544 pelaku UMKM di seluruh wilayah kabupaten,” kata Khairunas siang ini.

Berdasarkan data sektoral, Kabupaten Solok Selatan saat ini menaungi sebanyak 11.505 pelaku UMKM, yang terdiri atas 11.310 usaha mikro, 173 usaha kecil, dan 22 usaha menengah. Sektor usaha ini bergerak secara dinamis di berbagai bidang, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, jasa, industri pengolahan kerajinan, hingga perdagangan.

Menurutnya, peran UMKM sangat strategis dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ketahanan ekonomi daerah, serta menekan angka pengangguran.

Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada para penerima bantuan agar merawat dan memanfaatkan peralatan yang diberikan secara optimal guna mendongkrak produktivitas, kapasitas usaha, dan memperluas jangkauan pemasaran.

“Jangan hanya sekadar bertahan, tetapi bagaimana bisa berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Terus berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta manfaatkan teknologi digital sebagai sarana produksi dan pemasaran produk,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Solok Selatan juga terus melakukan perluasan cakupan program. Saat ini, proses pengadaan tambahan untuk 100 pelaku UMKM gelombang berikutnya tengah berjalan.

Dalam kesempatan yang sama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan sinergi lintas sektor melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah dan bazar murah. Kegiatan ini bekerja sama dengan Perum Bulog menyediakan beras, minyak goreng, dan gula pasir serta penyediaan layanan penanganan stunting oleh Dinas Pertanian.

Langkah terpadu ini dihadirkan untuk menjaga stabilisasi harga pangan di tingkat masyarakat sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga.

Menutup arahannya, Khairunas menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait agar tidak berhenti pada seremonial penyerahan semata. Jajaran OPD diwajibkan untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi berkala, memberikan pendampingan pelatihan, serta memfasilitasi pengurusan sertifikasi yang dibutuhkan pelaku UMKM agar bantuan yang dikucurkan memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi kemajuan Solok Selatan. (Med)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News