Mappi – Dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan TMMD ke-127 Kodim 1704/Mappi, salah satu kegiatan non-fisik yang dilakukan adalah penyampaian materi wawasan kebangsaan kepada warga masyarakat Kampung Yibin. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 4 Maret 2026.
Materi wawasan kebangsaan disampaikan oleh Lettu Inf. Marthen Y. Bano, selaku Danunit Intel Kodim 1704/Mappi dan juga sebagai Dan SSK TMMD ke-127. Dalam penyampaiannya, Lettu Marthen menekankan pentingnya nasionalisme, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mengingatkan warga agar selalu mencintai tanah air dan menghormati keberagaman budaya yang ada di Indonesia, khususnya di wilayah Papua.
Lettu Marthen juga mengingatkan warga bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan NKRI. Ia menyampaikan bahwa sebagai warga negara, setiap individu harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta turut berperan aktif dalam pembangunan dan menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Selain menyampaikan materi, Lettu Marthen mengajak warga untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan rasa kebanggaan terhadap bangsa Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam keberhasilan pembangunan desa dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah warga Kampung Yibin dan berlangsung dengan suasana penuh antusiasme. Warga menyambut baik penyampaian materi ini dan berharap, pengetahuan tentang wawasan kebangsaan dapat memperkuat karakter dan semangat nasionalisme di tengah-tengah mereka.
Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf. Bayu Adhi Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Kami berharap, melalui kegiatan ini, warga semakin memahami peran mereka dalam menjaga keutuhan NKRI dan turut aktif dalam pembangunan desa,” ujarnya.
Kegiatan penyampaian materi wawasan kebangsaan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pemberian bingkisan kepada warga sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Setelah kegiatan berlangsung, warga kembali ke aktivitas masing-masing dengan semangat baru dalam membangun dan menjaga keutuhan bangsa.(faiza)











