PADANG – Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang pada Senin (3/8/2026) mendapat respons cepat dari pemerintah daerah. Wali Kota Padang menginstruksikan Sekretaris Daerah bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk turun langsung ke lapangan membantu proses evakuasi dan penanganan warga terdampak di 15 titik banjir.
Instruksi tersebut dikeluarkan menyusul meningkatnya genangan di sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak siang hingga malam hari.
Selain melakukan evakuasi, pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi. Dinas Sosial Kota Padang bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah mendirikan dapur umum dan mulai menyiapkan bantuan makanan bagi warga.
“Kami telah menyiapkan dapur umum dan sedang mempersiapkan 200 hingga 500 nasi bungkus untuk masyarakat terdampak banjir,” ujar salah seorang petugas di lapangan.
Tidak hanya itu, bantuan logistik berupa selimut, pakaian, tenda, dan terpal juga telah disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan warga yang terpaksa mengungsi.
Sementara itu, Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang tengah dipersiapkan menjadi Posko Tanggap Darurat. Posko tersebut akan berfungsi sebagai pusat koordinasi penanganan banjir, mulai dari evakuasi, pendataan korban terdampak, hingga distribusi bantuan.
Hingga malam hari, petugas gabungan masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah lokasi yang terdampak banjir. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem serta segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan darurat.


























