Iklan
Iklan

Pemko Padang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Batu Gadang

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat memberikan bantuan kepada dua kepala keluarga (KK) yang terdampak musibah kebakaran di Jalan Karang Putih No. 52 dan No. 66, RT 02 RW 02, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, turun langsung menyerahkan bantuan kepada para korban pada Rabu (15/7/2026). Kehadiran Pemko Padang tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus implementasi Program Unggulan (Progul) Padang Sigap dan Padang Melayani dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) sebesar Rp10 juta kepada masing-masing keluarga terdampak. Selain bantuan dari Pemko Padang, para korban juga menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta per keluarga dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang.

Tak hanya itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang turut menyalurkan paket kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban pascakebakaran. Bantuan sembako juga diberikan oleh Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap warga yang terdampak.

Maigus Nasir menyampaikan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang mengalami musibah mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban serta membantu proses pemulihan pascakejadian.

“Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi bencana atau musibah. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban,” ujarnya.

Pemko Padang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial guna membantu warga yang sedang mengalami kesulitan.

Musibah kebakaran yang terjadi di kawasan Batu Gadang tersebut mengakibatkan dua keluarga terdampak dan membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Dengan sinergi pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan para korban dapat berlangsung lebih cepat. **

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News