Iklan
Iklan

Hendri Arnis Percayakan Doni Hendra Pimpin Birokrasi, Targetkan Program Unggulan Padang Panjang Makin Melaju

PADANG PANJANG, dutametro .com — Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis resmi melantik Drs. Doni Hendra, M.M. sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (5/10/2026). Pelantikan ini menandai dimulainya tugas Doni Hendra sebagai pejabat definitif yang akan mengomandoi jalannya roda birokrasi Pemerintah Kota Padang Panjang.

Doni Hendra ditetapkan sebagai Sekdako setelah melewati seluruh tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan posisi strategis Sekretaris Daerah diisi figur yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta kemampuan manajerial untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Pria kelahiran 3 Februari 1974 tersebut memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan. Rekam jejaknya turut ditempa di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dengan pengalaman menangani berbagai urusan pemerintahan dan pembangunan.

Di antaranya, Doni Hendra pernah berkecimpung dalam urusan pemberdayaan pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memahami berbagai persoalan generasi muda sekaligus membangun koordinasi lintas sektor.

Kariernya kemudian berlanjut di bidang pariwisata. Doni Hendra dipercaya menjabat Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata Sumatera Barat, posisi yang memperkuat pengalamannya dalam mengelola program pembangunan sektor strategis dan mengembangkan potensi daerah.

Dengan pengalaman tersebut, Wali Kota Hendri Arnis berharap Sekdako Doni Hendra mampu menjadi motor penggerak birokrasi sekaligus penghubung yang efektif antara arah kebijakan kepala daerah dengan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).

“Saudara harus mampu menjadi motor akselerasi pencapaian program-program unggulan yang telah menjadi komitmen kepala daerah,” tegas Hendri Arnis dalam arahannya saat pelantikan.

Menurut Hendri, Sekretaris Daerah memiliki posisi strategis dalam memastikan seluruh perangkat daerah bekerja dalam satu irama. Karena itu, koordinasi, komunikasi, dan kemampuan mengorkestrasi organisasi menjadi faktor penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan.

Sekdako juga diminta mampu menyatukan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bergerak selaras dan meninggalkan ego sektoral. Kolaborasi antar-OPD dinilai menjadi kunci agar berbagai program pemerintah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling memperkuat dan menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah yang Maju, Sejahtera, dan Bermarwah. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan birokrasi yang solid, disiplin, responsif, serta memiliki orientasi yang kuat terhadap hasil pembangunan.

Dalam arahannya, Hendri Arnis juga memberikan tiga penekanan mendasar kepada Sekda dan seluruh pimpinan OPD. Pertama, meningkatkan kedisiplinan ASN sebagai bagian dari penguatan integritas dan budaya kerja di lingkungan pemerintahan.

Kedua, seluruh perangkat daerah diminta mengoptimalkan pencapaian target kinerja dengan orientasi pada hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Program pemerintah tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari dampak dan manfaat yang dihasilkan.

Ketiga, pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) harus terus diperkuat. Kejelasan pembagian tugas diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan, sekaligus mencegah adanya urusan yang justru terabaikan atau terbengkalai.

Selain pembenahan internal birokrasi, Sekdako Doni Hendra juga diminta segera menyusun peta persoalan yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemetaan tersebut diperlukan agar berbagai isu strategis dapat ditangani secara terarah, terukur, dan berdasarkan skala prioritas.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain penataan ruang, pengelolaan sampah, penanganan kemiskinan, hingga perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Persoalan tersebut membutuhkan sinergi lintas perangkat daerah serta dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Menanggapi arahan tersebut, Doni Hendra menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat koordinasi di seluruh jajaran Pemerintah Kota Padang Panjang. Ia menegaskan akan langsung bekerja dan merapatkan barisan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.

Doni Hendra juga menyatakan komitmennya memangkas ego sektoral antar-OPD serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, seluruh program unggulan kepala daerah harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang dilaksanakan secara cepat, tepat, terukur, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, mantan Pj. Sekdako Kuartini Deti Putri, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang. Dengan dilantiknya Doni Hendra, Pemko Padang Panjang berharap konsolidasi birokrasi semakin kuat dan akselerasi pembangunan menuju Padang Panjang yang maju, sejahtera, dan bermarwah dapat semakin nyata dirasakan masyarakat. ( Pulkani ).

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News