Iklan
Iklan

Bukti Nyata Kinerja Pemko Padang Panjang : Boyong Apresiasi Akses dan Kualitas Kesehatan Dari Kemendagri

BATAM, dutametro.com — Komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat kembali membuahkan hasil manis di panggung nasional. Dedikasi tanpa henti tersebut mendapat pengakuan resmi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Pada ajang bergengsi Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026, Padang Panjang sukses memboyong penghargaan tertinggi. Kota Serambi Mekkah ini dinobatkan sebagai salah satu daerah dengan kriteria Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Terbaik tingkat nasional.

Momen bersejarah tersebut berlangsung penuh khidmat di Hotel Radisson Batam pada Rabu (12/8/2026). Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, kepada Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis.

Capaian membanggakan ini makin sempurna setelah Pemko Padang Panjang turut memperoleh dana apresiasi senilai Rp1,5 miliar dari Kemendagri. Hadiah dana insentif ini merupakan wujud dukungan nyata pusat atas keberhasilan Pemko menghadirkan layanan publik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

Pemberian penghargaan ini tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui proses evaluasi dan penilaian yang sangat ketat. Tim penilai Kemendagri melihat secara menyeluruh indikator capaian sektor kesehatan yang berhasil ditorehkan oleh Pemko Padang Panjang sepanjang kurun waktu terakhir.

Beberapa indikator utama yang menjadi tolok ukur penilaian mencakup kemudahan masyarakat dalam menjangkau fasilitas kesehatan, tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta ketersediaan sarana sanitasi yang layak dan bersih di segenap penjuru kota.

Selain itu, kelengkapan serta kelaikan fasilitas kesehatan yang sesuai dengan standar nasional turut menjadi poin penting. Kemendagri juga menilai konsistensi daerah dalam menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala bagi seluruh lapisan warga.

Tidak kalah penting, aspek inovasi daerah juga menjadi pertimbangan utama. Pemko Padang Panjang dinilai sukses melahirkan terobosan-terobosan pelayanan kesehatan yang bersifat inklusif, responsif, serta memberikan dampak perubahan nyata pada peningkatan derajat kesehatan warga.

Penilaian menyeluruh ini membuktikan bahwa tolok ukur keberhasilan Padang Panjang tidak sekadar diukur dari ketersediaan bangunan fisik puskemas atau rumah sakit. Lebih dari itu, nilai utamanya terletak pada sejauh mana manfaat pelayanan dapat dirasakan langsung secara adil dan merata.

Dalam ajang berprestasi tingkat nasional tersebut, Padang Panjang bersanding dengan beberapa daerah terbaik lainnya. Untuk kategori kota, penghargaan senilai serupa juga berhasil diraih oleh Kota Pariaman dan Kota Pangkal Pinang.

Sementara itu, untuk kategori kabupaten, apresiasi Kemendagri diberikan kepada Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bintan. Daerah-daerah ini dianggap berhasil menunjukkan performa luar biasa dalam tata kelola pelayanan publik.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kepala daerah yang berhasil mengukir prestasi. Ia menekankan pentingnya peran kepemimpinan daerah dalam mendorong efektivitas tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada rakyat.

Tito Karnavian berharap penghargaan dan insentif yang diberikan dapat menjadi daya pacu bagi para penerima untuk terus berbenah. Motivasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya pelayanan publik yang makin efisien, transparan, dan berdampak luas.

Menanggapi raihan membanggakan tersebut, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Ia menyebut pencapaian ini sebagai buah dari kerja keras dan kolaborasi lintas sektor yang terjalin harmonis di Padang Panjang.

Wako Hendri Arnis menegaskan bahwa penghargaan ini pada hakikatnya milik seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dedikasi para tenaga kesehatan di lapangan serta dukungan penuh seluruh warga Kota Padang Panjang.

Kendati berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional, Hendri Arnis mengingatkan jajarannya untuk tidak berpuas diri. Baginya, penghargaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan pemantik semangat untuk bekerja lebih keras lagi.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Kita tidak boleh berhenti hanya karena mendapatkan penghargaan,” tegas Wako Hendri Arnis.

Ia melanjutkan, Pemko Padang Panjang akan terus berinvestasi pada peningkatan mutu kesehatan. Penguatan fasilitas medis, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, serta kemudahan aksesibilitas akan terus menjadi fokus utama kebijakan pemko.

Lebih jauh, Wako Hendri Arnis berharap agar apresiasi dana senilai Rp1,5 miliar dari Kemendagri tersebut dapat dialokasikan secara optimal. Dana tersebut akan dimanfaatkan secara tepat sasaran untuk menyokong program peningkatan kualitas fasilitas dan infrastruktur kesehatan di Padang Panjang.

Langkah ini diambil demi memastikan bahwa tidak ada satu pun warga Padang Panjang yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan hak dasarnya atas layanan kesehatan yang layak, cepat, dan modern.

Acara apresiasi tersebut turut dihadiri oleh Menko Politik dan Keamanan RI, Wakil Menteri Dalam Negeri, para bupati dan wali kota se-Regional Sumatera, Kepala Bakom RI, Direktur Utama Kompas TV, serta deretan pejabat nasional dan tamu undangan lainnya. …. ( Pulkani )

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News