Iklan
Iklan

Wali Kota dan Kajati Sulut Awasi Ketat Program MBG, Tekankan Standar Gizi dan Respons Cepat Kendala

Kotamobagu,DutaMetro.com-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kotamobagu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Dalam kunjungan kerja di salah satu sekolah, Wali Kota menegaskan bahwa kesehatan dan tumbuh kembang siswa harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurut Wali Kota, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari tersalurnya makanan kepada siswa, tetapi juga dari kualitas gizi yang diberikan. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap standar nutrisi demi menunjang perkembangan fisik serta meningkatkan konsentrasi belajar anak-anak di sekolah.

“Tujuan utama kita adalah kesehatan siswa. Saya meminta Kepala Sekolah dan seluruh tim pengawas untuk memastikan standar nutrisi terpenuhi agar perkembangan fisik dan konsentrasi belajar anak-anak tetap optimal,” tegas Wali Kota.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) yang bersama Wali Kota melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan. Kehadiran keduanya menjadi bentuk pengawasan sekaligus komitmen agar program strategis tersebut berjalan tepat sasaran dan sesuai standar.

Selain memastikan kualitas makanan, Wali Kota dan Kajati Sulut juga mengingatkan pihak sekolah agar tidak ragu melaporkan setiap kendala yang muncul, baik dalam proses distribusi maupun pelaksanaan teknis di lapangan. Langkah cepat dinilai penting agar hambatan tidak mengganggu pelayanan kepada siswa.

“Pesan dari Pak Wali Kota dan Pak Kajati sangat jelas, jika ke depan ada hambatan, kami diminta segera melapor langsung agar bisa cepat ditindaklanjuti,” ujar Hasbiah.

Dalam peninjauan itu, rombongan juga memeriksa langsung area distribusi makanan untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib, higienis, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Pengawasan dilakukan secara detail guna memastikan kualitas makanan tetap terjaga hingga diterima para siswa.

Kegiatan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Kejati Sulut tidak ingin program MBG hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi kesehatan, kecerdasan, dan masa depan generasi muda.**

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News