Kotamobagu,DutaMetro.com— Momentum penting dalam tata kelola pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara terjadi pada Senin, 4 Mei 2026. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, secara resmi melantik Tahlis Gallang sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur.

Pelantikan ini turut dihadiri Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, yang menegaskan bahwa posisi Sekretaris Daerah merupakan jantung penggerak birokrasi dan penentu arah efektivitas jalannya pemerintahan daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak Tahlis Gallang atas amanah besar yang kini diemban,” tegas Weny Gaib dengan nada optimistis.
Menurutnya, pengalaman panjang dan kapasitas manajerial yang dimiliki Tahlis Gallang menjadi modal kuat untuk mengakselerasi kinerja birokrasi di tingkat provinsi. Ia menilai, figur Sekda bukan sekadar administrator, tetapi motor penggerak yang menentukan keberhasilan implementasi kebijakan strategis.
Weny juga menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ia berharap kepemimpinan Tahlis Gallang mampu menjembatani koordinasi lintas daerah guna memastikan pembangunan berjalan merata, terarah, dan berkelanjutan.
“Sinergi yang solid antara provinsi dan daerah adalah kunci. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, koordinasi semakin tajam, respons birokrasi semakin cepat, dan pelayanan publik semakin berkualitas,” ujarnya.
Lebih jauh, Weny menyebut integritas dan rekam jejak Tahlis Gallang sebagai fondasi penting dalam mendorong percepatan program-program strategis pemerintah, khususnya yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Ia optimistis, dengan kepemimpinan yang tegas dan profesional, Sekda Sulut yang baru mampu menghadirkan birokrasi yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata—bukan sekadar administratif.
Pelantikan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, unsur Forkopimda, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, serta sejumlah tokoh penting dari Bolaang Mongondow Raya, menandai kuatnya dukungan lintas elemen terhadap kepemimpinan baru di jajaran birokrasi provinsi.



















